APD Datangi DPRD Kabupaten Blitar, Adukan Carut Marut Pendataan Bansos - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

APD Datangi DPRD Kabupaten Blitar, Adukan Carut Marut Pendataan Bansos

Berita Daerah
apd datangi dprd kabupaten blitar adukan carut marut pendataan bansos
APD saat mendatangi kantor DPRD Kabupaten Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Asosiasi Perangkat Desa (APD) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Blitar, mengangkat persoalan carut marutnya pendataan penerimaan bantuan sosial ditengah pandemic corona virus Covid 19 tahap I. Ratusan kepala desa yang tergabung dalam wadah APD ini diterima oleh Komsi IV DPRD Kabupaten Blitar pada Rabu (17/06/20) di ruang rapat DPRD.

Ketidak singkronan data penerima bantuan di Kabupaten Blitar menjadi beban moral bagi kepala desa, tudingan miring dari warga, membuat gerah mereka, dalam pertemuan siang itu Anggauta APD perwakilan ditanggapi dan diterima oleh Ketua Komisi IV Sugeng Suroso bersama sejumlah anggota, dan juga mengundang dinas Instansi terkait seperti Asisten II Bidang Ekonomi Tutik Komariyati, Kepala Dinas Sosial Romelan, Kepala Disperindag Tavip Wiyono, Kepala Dinas Infokom Eko Susanto, perwakilan dari Dispenduk Capil, dan lainya yang diwakilkan serta dari gugus tugas covid 19 Kabupaten Blitar.


Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Suroso mengakui kalau pembagian bantuan sosial di Kabupaten Blitar masih carut marut, terkait pendataan yang tidak singkron, pada tahap I sudah banyak yang mengadu ke DPRD.

"Untuk tahap I kemarin Legislatif jadi ajang aduan masyarakat, dan kepada dinas terkait kami sudah wanti wanti untuk mendata jumlah penerima bantuan yang harus menerima, kami juga sarankan agar Pemkab Blitar lebih baik menunda penyaluran bantuan sebelum ada validasi data," Kata Sugeng.



Ketua Koordinator APD Kabupaten Blitar Bagas Nanggolo Yudho Dili Prastiyono usai acara hearing kepada wartawan mengatakan, ada 24 materi persoalan masing masing ditujukan kepada Kepala Dinas Sosal 14 materi, 7 materi utuk Kominfo, dan 3 materi untuk gugus Tugas.

"Seperti Dinas Sosial masalah usulan kuota tidak sesuai BST, BPNT barang yang diterimakan tidak sesuai dan terkesan ada intimidasi pembelanjaan harus di E warung yang ditunjuk, masalah Buka Rekening Kolektif (Burekol) yang terakhir BPNT susulan non reguler yang di cek ternyata tidak bisa cair karena tidak ada transferan uang masuk ke rekening penerima padahal yang bersangkutan menerima undangan," kata Bagas.

Dari sorotan ke Dinas ada hal yang menarik menurut Bagas yang juga Kepala Desa Karangsono, ia mempertanyakan kepada tenaga pendamping, terkait kartu ATM dan PIN penerima bantuan ini yang dikumpulkan kepada ketua kelompok pendamping .

"Kenapa harus dikumpulkan kepada ketua kelompok pendamping?, dan anehnya penerima bantuan tersebut tidak pernah tahu berapa angka pasti resmi yang diterimakan karena tidak ada resi bukti pencairannya," ungkap Bagas.

Lanjut Bagas Asosiasi Perangkat Desa dalam hal ini juga menilai kalau bantuan PKH ada dugaan kolaborasi, manuver dari oknum pendamping, kewenangan Pendamping seakan bisa melebihi kewenangan seorang kepala desa dalam menentukan siapa siapa yang pantas menerima bantuan.

"Dalam pengusulan Calon penerima pihak pendamping tidak pernah melibatkan kepala desa, padahal kalau ada apa apa nya jelas masyarakat tumpuan pengaduan dan protes pasti kepada kepala desa," terang Bagas Kesal.

Masalah pembagian Bansos masih menurut forum APD selama ini ada dugan pendamping PKH berpolitik praktis di semua tingkatan termasuk saat pemilihan kepala desa, untuk itu para kepala desa ini sepakat untuk merombak tenaga pendamping PKH untuk menghindari kepentingan praktis .

"Kami juga minta agar penyaluran BST Kemensos tahap III di tunda karena masih ada bantuan yang tahap II belum tersalurkan, Kami APD minta minta agar bantuan sosial melalui pemerintahan desa, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi tumpang tindih," tandas Bagas.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Drs. Romelan usai hearing di ruang pertemuan Kantor DPRD saat akan dikonfirmasi terkait adanya ketidak beresan penyauran bantuan di Kabupaten Blitar Pihaknya sengaja menghindar dari wartawan dan buru buru meniggalkan ruang rapat.(za)

IMG-20200717-WA0141

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top