Nenek Pasien PDP Covid-19 Blitar Meninggal Dunia - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Nenek Pasien PDP Covid-19 Blitar Meninggal Dunia

Berita Daerah
nenek pasien pdp covid-19 blitar meninggal dunia
Krisna Yekti

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar-Seorang wanita berusia 69 tahun inisial SA pasien PDP Covid-19 dikabarkan meninggal dunia dan sudah dimakamkan di TPU desa setempat, sebelum meninggal dunia seorang nenek ini pada tanggal ( 07/04/2020) menjalani operasi kanker rahim.

Krisna Yekti Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan disease Covid-19 Kabupaten Blitar di hubungi melalui ponsel WA nya kepada media ini mengatakan, tercatat sebelumnya korban tidak pernah kontak erat dengan orang yang terpapar virus corona .(19/04/2020).

Krisna Yekti menambahkan, karena mengeluh nyeri dan sakit perut yang diduga disebabkan karena bekas hasil operasi kanker rahim, pasien berjenis kelamin perempuan kelahiran 3 Maret 1951 yang berlamat di Desa Ploso Kecamatan Selopuro, ketika itu S A bermaksud periksa control di salah satu rumah sakit swasta.

"Riwayat pasien pada hari Jum’at (17/04/2020 ) korban masuk ke salah satu rumah sakit swasta karena mengeluh nyeri perut disertai demam, pada malam hari nya korban mengeluh sesak nafas, demam disertai nyeri di tenggorokan saat menelan,” Jelas Krisna.

Krisna yekti menambahkan, selanjutnya pada hari Sabtu pagi (18/04/2020) petugas medis melakukan photo torax, rapid test dan juga dilakukan swab terhadap pasien, sementara hasil tes rapid pasien SA ini masih negatif.

Lanjut Krisna Yekti beberapa saat kemudian hasil tes swab keluar, dan hasil nya ternyata pasien positif PDP corona virus, dengan demikian otomatis S A langsung tidak diperbolehkan pulang ke rumah, dia harus menjalani perawatan di rumah sakit sampai dinyatakan sembuh oleh dokter.

Agar tidak menularkan virus covid-19 pihak Rumah Sakit langsung menyatakan SA harus mendapatkan perawatan intensif, dan dimasukan ruangan khusus karantina namun sayang baru beberapa saat kemudian sekitar pukul 09.15 WIB pasien sudah meninggal dunia.

Dengan standart protokoler penanganan Covid-19 sekitar pukul 15.40 WIB dilakukan prosesi pemakaman oleh tenaga medis, petugas mengenakan Alat Pelindung Diri (APD ) lengkap untuk menjaga dan mencegah penyebaran virus.

"Untuk pemakaman tentunya tetap melaksanakan standart protokoler penanganan disease pandemic corona Covid -19, jenazah tidak disemayamkan di rumah duka dan langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Untuk langkah selanjutnya tim penanganan pandemic disease corona virus covid-19 akan melakukan test rapit serta melakukan swab terhadap sejumlah tenaga medis di mana pasien pernah dirawat, dan utamanya perawat yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien.

Terkait dengaan Kematian SA dari pihak Kepolisian dalam hal ini Kapolsek Kesamben AKP Eny Mayasari kepada wartawan dihubungi melalui nomor ponselnya, Minggu (19/04/2020) juga menyampaikan terima kasih kepada warga masyarakat atas pengertian, kesadaran nya yang cukup tinggi. Kita memberikan pengertian kepada masyarakat, agar tidak menolak pemakaman jenazah.(za)


Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top