Pemerintah Harus Beri Kepastian Pelayanan Kepada Penderita Gagal Ginjal Ditengah Wabah Covid 19. - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Pemerintah Harus Beri Kepastian Pelayanan Kepada Penderita Gagal Ginjal Ditengah Wabah Covid 19.

Peristiwa
pemerintah harus beri kepastian pelayanan kepada penderita gagal ginjal ditengah wabah covid 19
Rekan Indonesia Dalam Aksi Peduli Korban Bencana Alam

MEGAPOLITANPOS.COM. JAKARTA-Di dunia medis, penyakit penyerta memang menjadi momok yang menakutkan karena dapat memperparah keadaan pasien salah satunya pasien positif corona Covid-19. Selain diabetes, hipertensi dan hipertiroid, masalah gangguan ginjal ataugagal ginjal juga dapat memperparah kondisi pasien corona Covid-19.

Masalah gangguan ginjal bisa membuat seseorang semakin berisiko terpapar Covid-19. Itu terjadi karena daya tahan tubuh seseorang yang mengalami gangguan ginjal cenderung lebih rendah dibanding orang tanpa masalah kesehatan ginjal. Selain berisiko terinfeksi,pasien gagal ginjalyang terpapar Covid-19 juga memiliki risiko kematian yang lebih tinggi. Untuk itu, pasien ginjal perlu mendapatkan penanganan lebih yaitu cuci darah atau mendapat donor ginjal.

Belum lagi adanya risiko kesehatan lain yang mengintai yaitu masalah jantung karena jantung dan ginjal memiliki kaitan satu sama lain. Demikian disampaikan oleh ketua nasional Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia), Agung Nugroho dalam siaran persnya pagi ini (5/4) di Jakarta Selatan ditengah pembagian makan kepada warga di Kebayoran Lama.

Agung menyatakan bahwa selama berlangsungnya wabah covid 19 banyak penderita gagal ginjal yang mengalami hambatan pelayanan untuk melakukan cuci darah. Rumah Sakit, menurut Agung banyak menghambat pelayanan kepada penderita gagal ginjal dengan alasan tidak memiliki ruang isolasi untuk perawatan penderita gagal ginjal pasca dilakukan cuci darah.

Alasan yang paling sering dikatakan adalah tenaga kesehatan di RS semua fokus pada penanganan covid 19, sehingga jadwal cuxi darah harua ditunda.

Alasan lainnya adalah tidak adanya ketersediaan ruang isolasi karena digunakan untuk mengisolasi pasien covid 19.

"Padahal untuk penderita gagal ginjal perlu mendapatkan penanganan lebih yaitu cuci darah atau mendapat donor ginjal. Belum lagi adanya risiko kesehatan lain yang mengintai yaitu masalah jantung karena jantung dan ginjal memiliki kaitan satu sama lain." ungkap Agung.

Selain hambatan dalam pelayanan medis, Agung juga mengungkapkan bahwa penderita gagal ginjal dalam situasi mewabahnya covid 19 juga mendapat hambatan pada ketersediaan masker dan hand sanitizer. Dimana kedua barang tersebut merupakan kebutuhan utama bagi pederita gagal ginjal.

"Penderita gagal ginjal sangat membutuhkan masker pada saat proses cuci darah, belum lagi meja peralatan yang harua dibersihkan dengan alkohol dan tangan yang harus selalu bersih dengan menggunakan hand sanitizer" jelas Agung.

Dengan adanya kondisi tersebut, Agung meminta kepada pemerintah baik pusat maupundaerah untuk lebih memperhatikan dan menjamin pelayanan kesehatan dan ketersediaan barang kesehatan yang diperlukan oleh penderita gagal ginjal pada saat proses cuci darah seperti masker dan hand sanitizer.

Agung mengusulkan, untuk adanya kepastian pelayanan kesehatan, pemerintah pusat harus menunjuk RS Swasta yang memiliki poli hemodialisis serta klinik hemodialisis untuk secara khusus menangani dan melayani penderita gagal ginjal. Sehingga tidak adalagi RS yang beralasan menunda jadwal cuci darah dengan alasan tenaga kesehatan dan ruang isolasi terbatas karena penanganan penderita covid 19.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan masker dan hand sanitizer, Agung memintapemerintah daerah untuk dapat memberikan subsidi agar penderita gagal ginjal dapat memenuhi kebutuhan masker dan handsanitizer secara terjangkau.

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top