Tak Ingin Kecolongan, Gugus Tugas Kabupaten Blitar Tetap Lakukan Prosedur Baku Covid-19 Terhadap IS Warga Karangsono - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Tak Ingin Kecolongan, Gugus Tugas Kabupaten Blitar Tetap Lakukan Prosedur Baku Covid-19 Terhadap IS Warga Karangsono

Berita Daerah
tak ingin kecolongan gugus tugas kabupaten blitar tetap lakukan prosedur baku covid-19 terhadap is warga karangsono
Jubir gugus Tugas saat konferensi Pers, Krisna Yekti didamping Sekdis Kesehatan Kab Blitar Agus Suparnadi

MEGAPOLITANPOSCOM, Blitar-Dalam penanganan pemulangan meninggalnya seorang warga desa Karangsono Kecamatan Konigoro IS (50) pada hari Minggu 29 Maret 2020, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Blitar tetap mengacu pada Standart Operasional protokoler karena jenazah datang dari Zona merah.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Blitar pada acara konverensi pers kepada sejumlah wartawan di ruang pertemuan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengatakan, tidak ada alasan bagi Pemerintah Daerah untuk tidak melakukan penanganan yang diluar protokoler yang telah menjadi ketentuan baku Senin ( 30/03/2020 ).

"Karena jenazah IS warga desa Karangsono dikirim dari salah satu rumah sakit Zona Merah, maka protokoler yang harus diterapkan adalah jenazah tidak boleh dimakamkan di rumah duka, harus dibawa ke pemakaman ,dan dilakukan penyemprotan sebelum masuk ke desa asal korban," kata Kisna Yekti.

Hal ini dilakukan agar pengantar jenazah dari daerah yang masuk Zona merah tidak berinteraksi dengan masyarakat sekitar terutama keluarga, dan harus dilakukan karantina selama 14 hari, pengantar jenazah yang berjumlah 8 orang yang semua nya warga desa Karangsono harus mengikuti standart protokoler dan itu hukumnya wajib.

"Kami tidak mau kecolongan dengan alasan apapun, karena situasi negara ini sedang dilanda virus Corona (Covid -19), Kami tidak ingin masarakat Desa Karangsono, terutama keluarga korban dan keluarga para pengantar jenazah tertular virus," tegasnya.

Sementara itu klarifikasi ini sendiri dilakukan oleh sejumlah media online dan yang memberitakan kasus tersebut dengan Gugus Tugas penanganangan dan Pencegahan corona ( Covid -19 ) Kabupaten Blitar, menyusul adanya komplain di social media akun face book yang mengaku masih ada hubungan saudara dengan korban meninggal dunia IS.

Dalam akun face book Dian Rahmawati menulis : “Saya dari pihak keluarga meluruskan pemberintaan tentang om saya yang meninggal di Jakarta, om saya hanya masuk angin bukan terindikasi virus covid-19, jadi tolong di luar sana stop berita hoax, mohon maaf atas ketidak nyamanan warga Blitar, semuanya atas pemberitaan ini, semoga om saya husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan sabar dan ikhlas amin ya rabal alamin,". Diakhir kalimat dalam face book Dian Rahmawati ada tagar stop berita hoax.

Untuk penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona ( Covid-19 ) Pemerintah Kabupaten Blitar dalam waktu dekat ini akan membuat Posko penyemprotan disinfektan di daerah perbatasan pintu masuk wilayah Kabupaten Blitar, sepeti Kecamatan Selorejo, Kecamatan Doko berbatasan dengan Kabupaten Malang, Kecamatan Gandusari berbatasan dengan Kota Batu, Posko di Kecamatan Nglegok, Kecamatan Udanawu yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri,Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Kademangan yang berbatasan dengan Kabupaten Tulungagung .(za)


Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top