Tenaga Medis Kekurangan APD, HMI Tangerang Raya Minta Pemda Turunkan APD - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Tenaga Medis Kekurangan APD, HMI Tangerang Raya Minta Pemda Turunkan APD

Kab Tangerang
tenaga medis kekurangan apd hmi tangerang raya minta pemda turunkan apd
Ilustrasi

MEGAPOLITANPOSCOM, Kabupaten Tangerang - Virus corona (Covid 19) adalah keluarga besar virus yang yang dapat menginfeksi burung dan mamalia, termasuk manusia. Berbagai jenis virus corona pada manusia bervariasi dari tingkat keparahan gejala hingga kecepatan menyebar.

Penyebaran Covid-19 semakin meluas ke berbagai negara di dunia dan menimbulkan reaksi beragam di tengah masyarakat. Salah satu negara yang tengah berjuang keras melawan virus ini yaitu Indonesia.

Dikatakan sekretaris umum HMI cabang Tangerang Raya, Ari Fahudallah Semidang bahwasanya Pemerintah harus bisa meminimalisir penyebaran COVID 19 disetiap wilayah di Indonesia. Terutama kepada Pemerintah Daerah Tangerang Raya seharusnya lebih waspada melihat angka kasus covid 19 yang semakin meningkat di sekitar wilayah tangerang.

"sangat disayangkan, pemerintah Indonesia hingga hari ini masih terlihat tidak siap dalam mengendalikan Covid-19 yang mulai merebak sejak awal Maret 2020 tersebut. Presiden Jokowi belum memiliki rencana yang jelas dan transparan dalam memerangi Covid-19," Ujarnya, Minggu ( 29/3/2020).

Buktinya, hanya dalam waktu sekitar satu bulan, data menunjukkan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia telah mencapai angka 1.155 kasus per tanggal 28 Maret kemarin. Dan disebutkan dalam CNBC indonesia per tanggal 27 Maret, total kasus positif di wilayah Tangerang Raya sudah mencapai 44 orang. Dan 172 orang yang dikategorikan sebagai Pasien dalam Pemantauan (PDP).

Ia mengatakan, Pemerintah harus mengambil langkah yang lebih cepat untuk melakukan pencegaham penularan Vovid 19. diketahui perlengkapan keselamatan kerja para tim medis masih belum terpenuhi.

"Sebagai pemegang kekuasaan daerah, walikota atau bupati seharusnya bisa lebih memainkan perannya dan senantiasa berinisiatif dalam hal ini. Bukan saja dalam penyampaian fakta maupun data yang benar,"jelasnya.

"Tapi pemerintah daerah juga harus mendukung pihak medis dalam upaya penanganan pasien COVID-19. Karena selain melonjaknya jumlah pasien yang positif, tingginya angka kematian yang diakibatkan virus ini juga harus ditekan semaksimal mungkin," sambungnya.

Ari Melanjutkan, Tentunya dengan berbagai macam cara, salah satunya yaitu dengan memenuhi fasilitas tim medis dalam penanganan COVID-19. Lanjut Ari karena Tak sedikit bahkan dari tenaga medis harus merelakan keselamatannya demi menjalankan tugas dan kewajibannya mengurus pasien COVID-19.

" beberapa fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemerintah masih sangat lengah dan tergopoh-gopoh seolah kebingungan terkait mana yang seharusnya dijadikan prioritas saat ini, Banyak sekali kita lihat beberapa tim medis yang mengeluh soal keterlambatannya pengiriman Alat Perlindungan Diri (APD), dan minimnya ruangan isolasi untuk pasien yang positif," jelas Ari.

Ari meminta pemerintah untuk segera memfasilitasi para tenaga medis, agar dapat melakukan Tugasnya dalam mengatasi Covid 19.

" Kami dari himpunan Mahasiswa Islam menuntut kepada Walikota dan Bupati Tangerang Raya untuk segera memenuhi keperluan yang disebutkan. Demi kelancaran penanganan pasien, dan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memerangi wabah COVID-19 ini," pungkasnya.

Sementara itu salah Satu Tenaga Medis, merasa APD yang diberikann masih minim, sehingga hal itu menjadi dampak buruk bagi mereka.

"Saya hanya kerja disini, saya akan melakukan tugas saya sebagaimana mestinya kalau hak saya juga dipenuhi. Masa iya saya disuruh menangani pasien PDP tapi tidak disertai dengan APD yang lengkap. Saya kan juga harus memperhatikan keselamatan diri saya dong" Ungkap salah satu Perawat di Rumah sakit Kota Tangerang. sebagai bentuk kekecewaannya.

"Ya walaupun baru PDP, tapi kita sebagai tim medis harus waspada juga kan. Lalu pasien PDP ini juga kan harus ada ruangan isolasinya. Gak mungkin lah kita gabungin ke ruangan biasa, nanti yang negatif bisa ikut tertular" Tambahnya.(Maya)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top