Empat Orang Warga Blitar Ditangkap Polisi Gara Gara Posting Berita Hoax Tentang Corona - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Empat Orang Warga Blitar Ditangkap Polisi Gara Gara Posting Berita Hoax Tentang Corona

Hukum
empat orang warga blitar ditangkap polisi gara gara posting berita hoax tentang corona
Keterangan Pers

MEGAPOLITANPOSCOM, Blitar-Terjadi lagi penangkapan oleh polisi terhadap dua pemuda Blitar, lantaran mengunggah berita bohong ( hoax) di jejaring sosial media.

Dalam unggahannya pelaku memposting pegawai BRI Blitar telah dinyatakan positif corona. Dari berita bohong yang disebar melalui media sosial ini, Polres Blitar cyber crime berhasil mengamankan dua pelaku. Masing-masing S, lelaki warga Kecamatan Selopuro dan T, lelaki warga Kecamatan Kanigoro.

Kapolres Blitar AKBP Fanani Eka Prasetya kepada wartawan saat konferensi pers mengatan kedua orang tersebut statusnya masih terperiksa. Kami masih lakukan penyelidikan. Jika terbukti, kami akan terapkan UU ITE nomor 19 tahun 2016 Rabu (18/3/2020).

"Berdasarkan pengakuan kedua orang terperiksa ini, mereka mengaku sengaja menyebarkan informasi yang mereka terima tanpa mengklarifikasi terlebih dahulu, benar tidaknya informasi itu," kata Kapolres.

lanjut Kapolres dalam ppemeriksaan keduanya mengaku hanya iseng. Mereka tidak sadar telah membuat kegaduhan atas informasi yang mereka sebarkan. Ini jadi pelajaran bagi warga lain lebih berhati-hati menyebarkan suatu informasi yang belum pasti kebenarannya.

Sebelumnya dua orang berinisial I dan AR juga diperiksa Satreskrim Polres Blitar. Keduanya menjadi pelaku pembuat dan penyebar hoax atau berita bohong 15 warga Blitar positif Corona.

"Pelaku yang membuat pertama kali adalah wanita berinisial I warga Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Dari saudara I kemudian disebarkan di grup WhatsApp. Hingga sampailah ke AR , lalu oleh AR diteruskan dengan diunggah ke akun facebooknya. AR ini adalah seorang pedagang di daerah Nglegok," terang Kapolres.

Dia menambahkan, saat diperiksa AR terbukti menyebarkan hoax terkait virus Corona tersebut melalui facebook. Dia tidak menyadari jika perbuatannya akhirnya akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Sementara I beralasan membuat hoax terkait virus Corona untuk membatalkan kegiatan yang akan digelar kelompoknya. Untuk meyakinkan peserta dia membuat isu hoax itu, yang kemudian dibagikan melalui grup WhatsApp.

Sementara itu Bupati Blitar Drs.H.Rijanto MM menghimbau kepada masarakat agar tidak mengunggah berita bohong sehingga menimbulkan tingkat keresahan bagi masarakat Kabupaten Blitar.(za)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top