Bernyali Besar, Bandit Kambuhan Nekad Satroni Rumah Polisi Hingga Dua Kali - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Bernyali Besar, Bandit Kambuhan Nekad Satroni Rumah Polisi Hingga Dua Kali

Berita Daerah
bernyali besar bandit kambuhan nekad satroni rumah polisi hingga dua kali
Bandit Kambuhan

MEGAPOLITAN POS, PAGARALAM - Penjahat sekarang benar-benar bernyali besar, tak peduli korbannya seorang anggota polisi tetap saja dijadikan sasaran, bahkan hingga dua kali.

Adalah Rohman Ahmad Yani Bin Samidi (19) warga Gang Harmoni I Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan yang nekad membongkar dan menyatroni rumah seorang anggota Polisi sektor Pagaralam Utara, Bripka Nurza (36) pada Sabtu dini hari (15/2/20) lalu dengan cara mencongkel jendela dan berhasil menguras isi warung korban beserta satu unit hanphone merek vivo Y 83 dan power bank.

Merasa sukses pada aksi pertama, Rohman mengulangi perbutan jahatnya dengan mengajak Rendy Ferinanda Bin Nada Sugianto (17) untuk menggerayangi rumah Bripka Nurza yang kali ini dilakukan pada jum'at dini hari (6/3/20), dengan berhasil memboyong, puluhan bungkus rokok, speaker aktif, uang ratusan ribu dan dua tabung gas beserta isi.

Dibincangi awak media dimapolsek Pagaralam Utara, Rabu malam (11/3/20), Kala itu Rohman Menawarkan cara mendapat uang secara gampang kepada Rendy, dengan membobol warung anggota Polres Pagaralam yang dengan mudah pernah dilakukannya.

"Ada cara mudah mendapatkan uang, kita membobol warung, tapi milik polisi ", tawar Rohman kepada Rendy, yang langsung disetujui Rendy dengan jawaban, " Ayo, mau rumah polisi atau siapa saja siapa takut ", cerita Rohman yang dibenarkan oleh Rendy.

Sementara itu, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara, melalui Kapolsek Pagaralam Utara AKP Herry Widodo, SH menjelaskan perihal ditangkapnya kedua tersangka oleh Tim khusus anti bandit 'Tataika72' bermula dari laporan korban ke SPK Polsek Pagaralam Utara, pada tanggal 15 Februari 2020, yang langsung ditindak lanjuti dengan melakukan olah TKP dan mengumpulkan informasi, namun belum sempat terungkap kasus pencurian pertama, korban Nurza kembali membuat laporan kedua pada hari Jum'at (6/3/20) bahwa warungnya kembali dibobol maling.
" Warung korban yang sekaligus dirumah korban dalam jangka waktu kurang dari satu bulan dua kali dibobol maling ", jelas Herry Widodo.

Masih menurutnya, berdasarkan laporan korban dan beberapa informasi yang dihimpun, tim 'Tataika72' berhasil mengidentifikasi pelaku dan meyakini bahwa dua kejadian diwarung korban dilakukan oleh pelaku yang sama, hingga Rabu sore (11/3/20) keberadaan kedua pelaku terendus petugas dan dilakukan penangkapan. Namun saat dilakukan penyergapan pelaku Rohman mencoba melarikan diri hingga polisi terpaksa melakukan tindakan tegas secara terukur dengan menembak bagian kakinya.

" Benar, kedua tersangka barusan kita tangkap ditempat persembunyiannya di lokasi pasar sayur Terminal Pagaralam Selatan, karena mencoba kabur saat mengetahui kedatangan petugas, Rohman terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas dibagian kaki dan keduanya telah mengakui perbuatannya ", tambah Kapolsek.

Sekarang kedua tersangka dan beberapa barang bukti yang berhasil disita berada di mapolsek Pagaralam Utara, guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, karena mungkin saja ada korban lain mengingat pelaku Rohman bukan pemain baru dalam dunia kejahatan, dia pernah duduk dikursi pesakitan pada tahun 2017 silam tersangkut kasus penjambretan dan mendekam dijeruji besi selama satu tahun. (JF)

IMG-20200717-WA0141

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top