Acer Gelar Final Inonesia Asia Pasiik Predator League 2020 - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Acer Gelar Final Inonesia Asia Pasiik Predator League 2020

Umum
acer gelar final inonesia asia pasiik predator league 2020
Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik, Prof DR Widodo bersamaPresiden Direktur Acer Indonesia, Herbert Ang dalam pembukaan babak Final Indonesia untuk Asia Pacific Predator League 2020.

Jakarta( MEGAPOLITANPOS): Setelah melewati Online Qualifier, Acer memperkenalkan 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik di Indonesia dalam babak Final Indonesia untuk Asia Pacific Predator League 2020. Acara pembukaannya tersebut berlangsung hari ini, di Main Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Jum'at(17/2/2020).

Masing-masing pemenang dari kedua game yang dipertandingkan pada tahap National Final ini, akan mewakili Indonesia di Grand Final se-Asia Pasifik yang akan dilaksanakan di Manila, Filipina pada 22 – 23 Februari 2020 mendatang berlokasi di SM Mall of Asia Arena, Kota Pasay, dengan total prize pool sebesar USD 400,000, atau setara Rp5.5 miliar.

Acara tahunan yang diprakarsai Acer ini berlangsung sangat spektakuler dan menarik minat banyak talenta - talenta eSport gamer muda di seluruh Indonesia dan mancanegara, serta banyak mengundang kagum para penonton. Ribuan team di Asia Pasifik akan berpartisipasi untuk berlaga dalam dua kategori gim yang dipertandingkan, yaitu DOTA 2 dan Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG).

Predator, brand dengan deretan perangkat gaming yang terlengkap, melalui Asia Pacific Predator League 2020 ini akan mengumpulkan para gamer dari 17 negara mulai dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar.

Menteri Kominfo yang diwakili Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik, Prof DR Widodo dalam sambutannya mengatakan, ESports saat ini bukan sekadar permainan, tapi sudah menjadi ajang profesional. Ini peluang bagi Indonesia, tidak hanya untuk mengembangkan potensi game lokal tapi menjadi wadah bagi anak muda mengukir prestasi eSports di level internasional.

Tentunya ini akan memfasilitasi wadah pengembangan diri dan bakat anak muda termasuk dalam mewujudkan cita-cita mereka menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami mendukung upaya Acer melalui penyelenggaraan Predator League untuk menjadikan sebuah turnamen game changer di industri eSports nasional,” ujar Prof Widodo.

Widodo menambahkan para Talenta game kini tidak hanya menghabiskan banyak waktu tapi bisa menjadikannya satu profesi bahkan peluang masa depan untuk menjuarai e-Sport di kancah internasional hingga dapat membawa nama Indonesia.

‘’Sekarang ini kebutuhan pokok sudah mulai berubah, tidak hanya sembako tapi pulsa, Wifi dan listrik, dulu pahlawan pakai bambu runcing sekarang pakai tangan dan otak bias jadi pahlawan membawa nama baik Indonesia, ‘’tukas Prof Widodo.

Meurutnya, Di Indonesia pertumbuhan E-Sport masih rendah baru sekitar 1.200 talenta dan terbanyak di Jakarta, artinya belum merata ke daerah-daerah lain, oleh karenanya pemerintah sedang mengupayakan pemerataan bagaimana mengurangi daerah-daerah yang Blank ESport

‘’Pemerintah menyediakan akses informasi, dan sudah ada juga universitas yang telah memberikan materi pelajaran terkait E-Sport, seperti di Solo atau di Jakarta ada Paramadina,’’ungkapnya.

Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbert Ang mengatakan selain menciptakan produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gaming predator. Tiga tahun belakangan ini Acer secara konsisten menggelar Predator league, sebagai bentuk pembuktian konsistensi kami dalam mendukung dan menjadi akseleratior ekosistem industri gaming nasional.

‘’ Di tahun ketiga ini, Predator league 2020 hadir dengam beragam inovasi terbaiknya sehingga Predator League menjadi sebuah turnamen eSports yang secara end-to-end semakin melibatkan semua pihak dalam ekosistem. Kami tiak hanya memfasilitasi gamers untuk berprestasi di unia ESport, tetapi juga dalam persiapan karier propesional merekia melaui jalur pendidikan,’’ ujar Herbert Ang.

Sementara itu, Rob Clinton Kardinal selaku Ketua Umum Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) menyampaikan apresiasinya terkait komitmen dan kerja keras yang dilakukan Acer melalui Predator League.

‘’ Milestone yang dibangun sejak tiga tahun lalu dan berlanjut hingga hari ini menunjukkan wujud komitmen Acer dalam menjadikan Predator League sebagai bagian dari ekosistem pencarian talenta muda di eSports. lni tentunya seiring dengan misi AVG! untuk mendorong game sebagai generator ekosistem eSports yang lebih sehat, seimbang dan positif,’’ pungkasnya. (Ach.Sholeh)



MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top