40 Ribu Peserta BPJS PBI Lebak Non Aktif, Rekan Indonesia Kecam Bupati Lebak - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

40 Ribu Peserta BPJS PBI Lebak Non Aktif, Rekan Indonesia Kecam Bupati Lebak

Peristiwa
40 ribu peserta bpjs pbi lebak non aktif rekan indonesia kecam bupati lebak
Rekan Indonesia Bersama Sekda Provinsi Banten

MEGAPOLITANPOS.COM. LEBAK- Ditengah kenaikan iuran BPJS dan banyaknya bencana yang melanda kabupaten Lebak, Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia menyoroti kebijakan yang sangat tidak berpihak kepada rakyat oleh bupati Lebak, terkait dihapusnya 40 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)BPJS Kesehatan.

Menurut ketua Rekan Indonesia Provinsi Banten, Rijal menyampaikan jika beberapa minggu ini Rekan Indonesia kabupaten Lebak banyak menerima aduan dari masyarakat dari adanya kebijakan yang sangat memberatkan masyarakat.

“Kami banyak menerima aduan dari masyarakat terutama masyarakat tidak mampu karna ada yang tiba tiba tanpa proses verifikasi yang benar BPJS mereka secara sepihak dinonaktifkan” papar Rijal.

Rekan Indonesia menegaskan kebijakan penonaktifan BPJS Penerima Bantuan Iuran dari ABBD akan sangat membebani masyarakat tidak mampu dan berpotensi akan menumbulkan banyak korban karena sebagian masyarakat tidak mengetahui kalau kartu BPJS yang mereka miliki sudah tidak bisa digunakan.

“Kebijakan penonaktifan 40.000 peserta BPJS PBI oleh Pemkab Lebak sangat memberatkan warga lebak dan banyak sekali aduan yang diteima oleh Relawan Kesehatan” ungkap Rijal.

Menurut Relawan kesehatan harusnya Bupati Lebak belajar dan mau mempelajari undang undang DJSN dan undang undang BPJS sehingga tidak merasa gagah gagahan untuk UHC lalu kemudian karena alasan defisit warga yang dikorbankan

“Bupati lebak tidak pernah serius bekerja, terbukti dengan kegagalan dalam mengelola dan memberikan jaminan kesehatan kepada warga yang tidak mampu, dengan dicabutnya 40.000 peserta BPJS PBI dari ABPD maka pemkab lebak telah belaku dzalim.terhadap warganya sendiri” kata Rijal.

Rijal juga menyesalkan kebijakan pemkab Lebak yang me-nonaktif-kan 40 ribu peserta PBI itu. Meskipun mengklaim saat ini sedang mengalami defisit anggaran. Karena sejatinya pemkab. Lebak bisa memperjuangkan agar warganya bisa tetap mendapatkan bantuan iuran dari pemerintah pusat.

Rekan Indonesia Banten mengancam akan melakukan aksi untuk menuntut pertanggungjawaban dari Bupati Lebak yang dinilai telah salah mengambil kebijakan dan melanggar hak masyarakat serta dianggap tidak bisa bekerja sebagai pemimpin di Lebak.

"Pemerintah Kabupaten Lebak tidak memberikan alternatif lain terhadap warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan" tutup Rijal.


Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top