Kemarau Panjang, Warga Tapos Aman Air Bersih - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kemarau Panjang, Warga Tapos Aman Air Bersih

Banten
kemarau panjang warga tapos aman air bersih
Ket foto : asrudin tokoh penggerak instalasi air bersih desa tapos

MEGAPOLITANPOSCOM, Tangerang, - Musim kemarau panjang saat ini tengah dikeluhkan mayoritas warga disejumlah wilayah yang ada di Indonesia. Disaat banyak wilayah kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan keluarga, warga Desa Tapos Rt. 05, Rw.2 Kecamatan Tigarkasa, Tangerang Banten tidak terpengaruh dengan efek kemarau itu.

Warga Tapos saat ini mengaku masih bisa mendapatkan air besih untuk memenuhi semua kebutuhan rumah tangga mereka, kendati musim kemarau panjang terjadi.
Keberadaan air bersih di Desa Tapos ini, berkat sentuhan kreativitas dan kepedulian dari seorang tokoh bernama Arsudin yang akrab disapa Jaro Udin. Panggilan Jaro itu sendiri menurut warga setempat merupakan panggilan untuk seorang Ketua RW.

Jaro Udin mengatakan, semenjak dia menjadi Ketua RW pada 2013 silam, banyak warga yang mengeluhkan kesulitan air bersih untuk keperluan keluarga. Darisanalah dia mengaku tergerak hingga akhirnya berhasil mendapatkan titik terang usai upaya pengajuan pengadaan dan pembangunan instalasi air bersih disetujui oleh perusahaan negara melalui program Coorporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan.

"Kemarau Panjang, Warga Tapos Aman Air Bersih. Saya mencari relawan melalui provinsi hingga akhirnya bisa membangun instalasi air bersih untuk warga Desa Tapos dengan bantuan dana CSR PT. PLN (Persero)," ungkap Udin saat dikonfirmasi wartawan Sinar Pagi Baru dikediamannya di Desa Tapos pada Minggu (27/10).

Hingga saat ini, Udin mengaku bersyukur usai semua jerih payah dan upayanya membuahkan hasil hingga semua warga Tapos bisa mendapatkan air bersih.
"Dana dari CSR PLN sebesar Rp. 150 juta untuk membangun instalasi air bersih dan hingga kini sudah bisa digunakan oleh 45 kepala keluarga di Tapos. Mereka tinggal buka kran sudah bisa menikmati air bersih," ujarnya.

Udin menjelaskan, untuk bisa menghasilkan air bersih bagi warga Tapos, dia bersama timnya harus mengebor sedalam 80 meter agar bisa mendapatkan air bersih. Setelah itu, pipa berukuran 4 inch dipasang dipinggir jalan. Sementara untuk pemenuhan air bersih kesetiap kepala keluarga, Udin memasang pipa kecil berukuran setengah inchi untuk mengalirkan air bersih dari pipa besar kesemua rumah warga Tapos.

"Airnya dibor sendiri sedalam 80 meter. Alhamdulillah berkan bantuan Dinas Cipta Karya, akhirnya sampai saat ini warga Tapos bisa menikmati air bersih dan tidak kekurangan walau sedang musim kemarau panjang," tukasnya.

Diketahui, upaya Udin mengadakan air bersih diwilayah Desa Tapos banyak mendapatkan apresiasi dari warga setempat dan juga pihak pemerintah daerah. Bahkan hingga kini, sudah banyak terpasang instalasi sarana air bersih yang juga dibangun oleh dinas-dinas pemerintah daerah untuk keperluan warga.

Selama tujuh tahun mengabdi sebagai Ketua RW, Udin mengaku belum cukup mendedikasikan diri demi kemaslahatan umat. Dia ingin kembali menciptakan budaya gotong royong yang saat ini sudah hampir punah ditengah masyarakat.

"saya berencana mensosialisasikan budaya gotong royong dimasyarakat karena saat ini sudah hampir punah. Dengan demikian, silaturahmi dan persatuan antar warga dan pemuda masih bisa terjaga," kata Udin yang merupakan Calon Kepada Desa Tapos untuk pemilihan periode 2019 tahun ini. (Gus)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top