Komisi IV DPRD Kota Tangerang Minta DLH Mengkaji Ulang Jumlah Truk Sampah - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Komisi IV DPRD Kota Tangerang Minta DLH Mengkaji Ulang Jumlah Truk Sampah

Kota Tangerang
komisi iv dprd kota tangerang minta dlh mengkaji ulang jumlah truk sampah
TPA Rawa Kucing (Palapanews)

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Komisi IV DPRD Kota Tangerang meminta Dinas Lungkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk mengkaji ulang jumlah truk sampah di setiap Kelurahan.

Hal tersebut disampaikan oleh Apanudin Selasa (1/10/2019) Sekertaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang, menurutnya volume sampah di Kota Tangerang yang begitu besar, masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Tangerang.

Hal tersebut terungkap pada saathearingKomisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang bersama Dinas LIngkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Dalam sehari, setidaknya masyarakat Kota Tangerang menghasilkan sekitar 1500 ton sampah. Sementara daya angkut maksimal armada truk pengangkutnya, baru mampu mengirim sekitar 1000 ton sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing.

"Jadi masih ada sekitar 500 ton sampah yang belum bisa diatasi setiap harinya," ujarnya.

Menurut Jalu panggilan akrab Apanudin Komisi IV sedang menelaah tentang permasalahan tersebut. Supaya secara keseluruhan, sampah yang ada di lingkungan bisa diangkut ke TPA.

"Masalah pertama yang kami jumpai ada pada jumlah armada truk yang kurang. Sebab menurut DLH, di setiap kelurahan sekarang ini sudah dialokasikan satu unit truk pengangkut sampah. Bahkan masih menurut pengakuan DLH, para petugas kebersihan sudah bekerja tigashift. Namun itu masih belum bisa menyelesaikan permaslaahan sampah lingkungan," jelasnya.

Lantaran belum maksimalnya penanganan sampah tersebut, DPRD melalui Komsi IV meminta DLH untuk mengkaji ulang jumlah truk sampah di setiap kelurahan.

"Tentunya jumlah armada sampah masih kurang. Untuk itu kami meminta DLH untuk mengkaji kembali jumlah ideal armada truk di masing-masing kelurahan. Supaya sampah tidak lagi berserakan," ujarnya.

Masalah kedua tambah Jalu, bisa terjadi karena faktor minimnya luas lahan TPA Rawa Kucing."Ini juga tidak menutup kemungkinan menjadi penyumbang kendala. Pasalnya, lahan TPA yang luasnya sekitar 35 hektar itu semakin lama akan menyempit. Karena kubikasi sampah yang begitu besar tadi," pungkasnya.Jhn

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top