Gusti Gelombang Bebas, Polda Kalteng Harus Usut Dugaan Kredit Fiktif Perusahaan - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Gusti Gelombang Bebas, Polda Kalteng Harus Usut Dugaan Kredit Fiktif Perusahaan

Hukum
gusti gelombang bebas polda kalteng harus usut dugaan kredit fiktif perusahaan
Gusti Gelombang Bebas

Megapolitanpos.com: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, memutuskan bahwa Gusti Gelombang tidak terbukti melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan sebagaimana yg dimaksud Pasal 374 KUHP, dan membebaskan Gusti Gelombang dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Ini merupakan putusan yang tepat mengingat dari rangkaian persidangan, tidak satu pun fakta yg mengindikasikan adanya tindak pidana penggelapan yang dilakukan Gusti Gelombang.

Kasus Gusti Gelombang ini rekayasa, dipaksaan atau kriminalisasi, karena aktivitas dan perjuangan Gusti Gelombang dan warga Kotawaringin Lama yang membongkar penipuan dan kredit fiktif yang diduga dilakukan oleh PT. Bumitama Gunajaya Abadi (BGA) -perusahaan perkebunan kelapa sawit- pada bulan Juli 2009 sebesar Rp.66.443.105.641,- (enam puluh enam miliar empat ratus empat puluh tiga juta seratus lima ribu enam ratus empat puluh satu rupiah) melalui Koperasi Kompak Maju Bersama.

Upaya untuk membongkar kasus ini sebenarnya sudah dilakukan Gusti Gelombang dengan melaporkan sejumlah kejanggalan ke Polda Kalimantan Tengah, pada 17 April 2015. Selain itu Gusti Gelombang juga melaporkan juga ke Polsek Kotawaringin Lama, Polres Kotawaringin Barat, dan Mabes Polri, tapi sampai saat ini tidak ada kejelasan perkembangan dari laporan tersebut. Vonis bebas terhadap Gusti Gelombang merupakan upaya membebaskan Gusti Gelombang dari kriminalisasi dan rekayasa kasus yg dilekatkan kepada dirinya.

Bebasnya Gusti Gelombang dari jeratan hukum harus menjadi pembelajaran bagi aparat Kepolisian dan Kejaksaan di seluruh Indonesia, khususnya Polres Kotawaringin Barat dan Kejaksaaan Negeri Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, untuk tidak melakukan proses hukum terhadap warga yang tidak melakukan tindak pidana, karena hal itu merupakan penyalahgunaan kekuasaan. Bebasnya Gusti Gelombang dari jeratan hukum bukan berarti upaya mencari keadilan sudah selesai.

Selanjutnya, harus diusut tuntas juga kredit fiktif yang diduga dilakukan oleh PT. Bumitama Gunajaya Abadi (BGA) pada Juli 2009 sebesar Rp.66.443.105.641. Pelakunya harus diproses secara hukum. Oleh karena itu, diharapkan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Fakhrizal untuk memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah melakukan proses hukum terhadap dugaan kredit fiktif tersebut, sebagaimana laporan Gusti Gelombang 17 April 2015 ke Direktorat Reserse Polda Kalimantan Tengah. (PIL-Net)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top