KRAN 2019, Di UI PP-IPTEK Gelar Peluncuran Roket - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

KRAN 2019, Di UI PP-IPTEK Gelar Peluncuran Roket

Pendidikan
kran 2019 di ui pp-iptek gelar peluncuran roket
Direktur PP-IPTEK Kemenristekdikti, M.Sachrial Annas, memberikan hadiah bagi juara I KRAN, Nuti Nawati Nur..

Jakarta(MEGAPOLITANPOS) : Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dihari kedua Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2019 menggelar sesi peluncuran Roket di Lapangan Rotunda Universitas Indonesia(UI) Depok. Para peserta KRAN ini sebelumnya telah mengikuti Kompetisi Roket Air tingkat Regional (KRAR) yang diselenggarakan di berbagai daerah, dan pemenangnya mewakili ajang KRAN yang saat ini sedang berlangsung.

KRAN 2019 diselenggarakan sebagai rangkaian seleksi untuk mengikuti kegiatan "International Water Rocket Competition" (IWRC) yang akan dilangsungkan pada 22 - 25 November 2019 di Jepang. Para peserta yang mengikuti ajang KRAN 2019 ini sebanyak 140 siswa/i berusia 12 - 16 tahun yang berasal dari 16 Kota/Kabupaten, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Jombang, Pontianak, Banjar Baru, Bandar Lampung, Palembang, Sawahlunto, dan Medan.

Kompetisi peluncuran roket air dilakukan sebanyak 2 sesi peluncuran, roket air diluncurkan menuju zona/target sasaran yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 80 meter. Penilaian terbaik diambil berdasarkan titik jatuh roket yang terdekat dengan target, baik dari peluncuran sesi 1 maupun sesi 2. Penilaian akan dinilai oleh juri dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Pusat Teknologi Roket LAPAN, dan PP-IPTEK, Kemenristekdikti.

Direktur PP – IPTEK Kemenristekdikti, M. Sachrial Annas mengatakan KRAN menjadi langkah akhir menuju Kompetisi Roket Air Internasional yang akan diselenggarakan oleh Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) dalam kegiatan Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF)

"Enam pemenang KRAN 2019 berkesempatan untuk menjadi delegasi Indonesia dalam ajang International Water Rocket Competition yang akan diselenggarakan di Jepang pada 22 - 25 November 2019. Dari Enam peserta, kementerian hanya membiayai satu orang peserta, karena keterbatasan dana dan itupun berebut," ungkap Sachrial pada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Menurut Sachrial, Indonesia pertama kali menyelenggarakan kompetisi roket air pada tahun 2006, sekaligus PP-IPTEK menjadi tuan rumah Kompetisi Roket Air Internasional (KRAI) dengan acara bertajuk 2nd Water Rocket Fun International bekerja sama dengan JAXA dan LAPAN.

" Pada tahun 2017 bahkan kita pernah menjuarai ajang internasional tersebut, kita juara ke dua waktu itu peserta asal Jawa Tengah, " tuturnya

Selain itu, Kegiatan lainnya yang dilakukan bersamaan pada KRAN adalah workshop dengan judul Gali Potensi: Guru Juga Bisa Meroket yang dibawakan oleh Erudio Indonesia. Pelatihan ini dikhususkan bagi para guru pendamping peserta KRAN untuk menggali potensi guru dalam membuat roket air sebagai media pembelajaran sains di sekolah.

" Jadi siswa-siswi berlomba, sementara para Guru pembimbing mengikuti workshop," katanya.

Sachrial menambahkan, Selain kegiatan KRAN digelar di UI, tidak menutup kemungkinan Kompetisi berikutnya akan dilakukan di perguruan tinggi lainnya ," Unsri Palembang sudah mendaftar, bahkan untuk lebih memperkenalkan saint center kepada masyarakat luas, bisa saja dilakukan ditempat terbuka seperti Monas," tukasnya.

Lebih jauh kata Sachrial kerjasama dengan para stakeholder, seperti perguruan tinggi, kepala dinas adalah hal yang positif dan perlu dilakukan, agar semangat siswa mengenal science dapat tumbuh,"Dengan para siswa SD misalnya kita sudah melakukan kerjasama, kita buat proposalnya dan mungkin sedang dikaji, karena siswa-siswa SD,SMP,SMA di DKI Jakarta tidak bisa memakai dana operasional pendidikan, sehingga nanti diharapkan dengan kerjasama tersebut para siswa dapat beramai-ramai melakukan kunjungan ke PP IPTEK," pungkas Sachrial.

Siap Kompetisi ke jepang

Sementara itu Juara pertama KRAN 2019, Nuti Nawati Nur (16) , dari SMA Darul Hijrah Putri, Banjar Baru Kalimantan Selatan, usai pemberian hadiah mengatakan, bahwa dirinya merasa antusias dalam mengikuti ajang lomba selanjutnya, yakni " International Water Rocket Competition"(IWRC) yang akan dilangsungkan pada 22 - 25 November 2019 di Jepang.

"saya bersyukur meraih juara pertama ini, dan saya berharap dapat menjuarai kompetisi tingkat internasional, dan saya akan berlatih lebih giat lagi,"ujar Nuty penuh semangat.

Setelah dilakukan Penilaian dan didasarkan pada skor terbaik dari dua peluncuran yang merupakan jarak terpendek jatuhnya roket terhadap titik pusat target. Maka Tim Dewan Juri KRAN mengumumkan para pemenang sebagai berikut :

  • Juara 1 : Nuti Nawati Nur , dari SMA Darul Hijrah Putri, Banjar Baru Kalsel dengan nilai 1,22
  • Juara 2 : Ferdian Iwan P, dari MAN 3 Tambak Beras Jombang dengan nilai 2,49
  • Juara 3 : Zalfa Naila Az Zahra dari MTSN 1 Pontianak, dengan nilai 2,89
  • Juara Harapan 1 : Albert Dani Rahmatullah, dari MTsN 28 Pontianak, dengan nilai 2,90
  • Juara Harapan 2 : Harsya Fakhrezy, dari SMAIT Nurul Fiqri Depok, dengan nilai 3.27
  • Juara Harapan 3 : Fernika Dwi Utami dari MTS Muhammadyah7 Purbalingga dengan nilai 3,38.
**** AL

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top