Berselisih Masalah Batas Patok Tanah, Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dikeroyok - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Berselisih Masalah Batas Patok Tanah, Seorang Pria Paruh Baya Tewas Dikeroyok

Kriminal
berselisih masalah batas patok tanah seorang pria paruh baya tewas dikeroyok
Pelaku penyerangan dan pengeroyokan

MEGAPOLITANPOS.COM, Tanah Karo - Berselisih masalah batas patok, menjadi sebab puluhan orang tak dikenal secara membabi buta menyerang dan mengeroyok seorang pria paruh baya bernama Batas Ukur Kaban (50) warga Desa Mbalbal Petarum Kecamatan Lau Baleng Kabupaten Karo Sumatera Utara hingga tewas pada saat dalam penanganan di Puskesmas dengan luka bekas bacokan di kepala, punggung dan lengan kiri korban.

Lokasi pengeroyokan adalah di Mbalbal Nodi tempat perjalangan ternak lembu , yaitu di samping Sekolah Dasar Negeri Galunggung, Desa Mbalbal Petarum, Rabu, (11/09/2019 sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Mardingding AKP L Marpaung saat dikonfirmasi wartawan melalui telpon seluler membenarkan kejadian penyerangan yang menyebabkan korban tewas atas nama Batas Ukur Kaban.

"Kami sudah menangkap sebanyak dua belas orang yang diduga pelaku penyerangan terhadap korban tewas warga Desa Mbalbal Petarum, dan kami juga mengamankan sepuluh buah parang, sedangkan satu orang terduga pelaku lainya melarikan diri menggunakan mobil Fortuner, dan nomor Polisi belum diketahui, saat ini sedang dalam pengejaran petugas," terang Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, adapun nama nama para terduga pelaku penyerangan terhadap korban tewas, yang telah diamankan ke Polsek Mardingding sebagai berikut, Beri sembiring (20) warga Desa Berastepu, Raifan Ginting (30) Warga Binjai, Muhammad Rohim (27) warga Kabanjahe, Haidir (25) warga Binjai, Irwan (48) warga Binjai, Priono (27) warga Langkat, Mulianta Sitepu (32) warga Langkat, Riski Sitepu (25) warga Kabupaten Karo, Alwin (45) warga Binjai, Edi Markoni Sembiring (31) warga Kab. Karo, Julkifli Rangkuti (39) warga Binjai, dan Dion Ginting (23) warga Binjai.

Menurut Kapolsek modus penyerangan diduga ada kelompok penggarap yang datang dari Kabupaten Langkat dan sebagian warga Kabupaten Karo melakukan pematokan tanah di lokasi perjalangan Mbal Mbal Nodi, berselang beberapa menit kemudian didatangi oleh kelompok Batas Kaban, yaitu lebih kurang 5 orang warga setempat, dan terjadilah adu mulut yang berujung perkelahian, "jelas Kapolsek mengakhiri. (Bz. laia.)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top