Peringatan Haornas ke-36, Dari Solo Untuk Indonesia - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Peringatan Haornas ke-36, Dari Solo Untuk Indonesia

Peristiwa
peringatan haornas ke-36 dari solo untuk indonesia
Pembukaan HAORNAS Di Solo

MEGAPOLITANPOS.COM. SOLO- Untuk merajut rasa kebangsaan dan persatuan Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta bersama dengan organisasi masyarakat, pelajar, TNI dan Polri melaksanakan apel bersama yang dipusatkan di Stadion Sriwedari, Senin (9/9/2019).

Walikota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo memimpin langsung jalannya apel tersebut menggunakan busana adat. Tak hanya Pak Rudy, para pesertapun banyak yang mengunakan pakaian adat dari berbagai suku bangsa di Indonesia.

Dalam sambutannya, walikota menegaskan bahwa apel ini merupakan perwujudan pesan persatuan dan kesatuan dari warga Solo untuk Indonesia.

Momentum Hari Olahraga Nasional pun dipilih karena mengandung filosofi perdamaian dan persatuan.

"Kita memakai pakaian adat karena ingin menyampaikan pesan persatuan, dari Solo untuk Indonesia. Kita memilih momentum hari olahraga, karena secara filosofi olahraga merupakan salah satu sarana untuk mempersatukan Indonesia," kata Pak Rudy.

Setelah apel dilaksanakan, kegiatan selanjutnya adalah senam bersama. Senam diikuti oleh peserta apel yang menggunakan pakaian olahraga.

Sementara peserta yang berbusana adat menuju ke luar stadion untuk melaksanakan persiapan pawai kebangsaan.

Pawai kebangsaan dimulai setelah senam bersama selesai dilaksanakan. Pawai dimulai dari Stadion Sriwedari menuju ke Stadion Manahan. Selain membawa Lambang Negara Garuda Pancasila, peserta juga membawa bendera merah putih berukuran raksasa.

Sesampainya di Stadion Manahan, para peserta menuju tribun ekonomi dan VIP sebelah timur. Disusul kemudian pembentangan bendera merah putih ditengah-tengah stadion oleh para peserta pawai kebangsaan. Setelah prosesi pembentangan bendera selesai dilalukan, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan sepak bola persahabatan.

Turnamen sepakbola segitiga tersebut diikuti oleh tiga tim, yaitu Pemkot Surakarta, PWI, dan Muspida Kota Surakarta. Apel dan pawai kebangsaan ini direspon positif oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh Pak Rais (48) berikut ini.

"Ya bagus, Mas. Kita jadi banyak pemasukan. Jadi rame kita seneng jadinya," kata juru parkir Stadion Sriwedari itu sembari tersenyum.

Senada dengan hal tersebut, Bu Muslimah (37) seorang pedangan makanan di sekitar Stadion Sriwedari, juga menyatakan hal yang hampir sama.

"Pokoknya kalo rame gini ya seneng, kan banyak pemasukan. Moga-moga Solo rame terus, biar tambah maju, terus dagangan pada laku," tuturnya.(AN)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top