Diduga Bandar Narkoba, Pria Asal Pekanbaru Melawan Petugas Hingga Tewas di Dor Polisi - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Diduga Bandar Narkoba, Pria Asal Pekanbaru Melawan Petugas Hingga Tewas di Dor Polisi

Kriminal
diduga bandar narkoba pria asal pekanbaru melawan petugas hingga tewas di dor polisi
Senpi jenis FN yang digunakan tersangka

MEGAPOLITANPOS.COM, 50 Kota SUMBAR -
Seorang pria warga Pekanbaru, YD (32) di dor petugas Polisi hingga tewas di tempat, sedangkan rekan wanitanya, WH (27) dilaporkan mengalami luka setelah aksi tembak menembak di depan Mapolres Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Satu dari dua tersangka tersebut diketahui nekad melakukan perlawanan dan menodongkan senjata api jenis FN kepada petugas kepolisian saat melaksanakan razia operasi patuh 2019.

Dari keterangan, kronologis awal kejadian bahwa nampak kendaraan yang dikendarai kedua tersangka memacu dengan kecepatan tinggi. Aksinya terhenti setelah menabrak sejumlah kendaraan bermotor yang berada di depannya yang tengah melaksanakan razia.

Saat mencoba melarikan diri, satu tersangka sempat mengacungkan senjata api kepada petugas dan warga sehingga menimbulkan kepanikan. Upaya perlawanan YD akhirnya terhenti setelah beberapa peluru menembus tubuhnya. Dia tewas di tempat dengan luka pada bagian kepala dan bahu.



Kapolres 50 Kota, AKBP Haris Hadis didampingi Wakapolres Kompol. Abduh Syukur Felani, Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has, Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther, Kasubag Humas serta sejumlah perwira kepada awak media mengatakan, terpaksa menembak mati tersangka karena berusaha melakukan perlawanan dan mengacungkan senjata api kepada petugas saat hendak disergap.

"Senpi yang dipergunakan tersangka berjenis FN dan berupaya melawan petugas saat akan disergap," kata AKBP. Haris Hadis ketika memberi keterangan di Mapolres setempat.

Diungkapan AKBP Haris Hadis, sasaran pada pelaksanaan Ops Patuh 2019 yang dimulai dari pukul 08.00 Wiib selain penertiban kendaraan juga dilaksanakan penghadangan terhadap bandar peredaran narkoba. Alhasil satu tersangka tewas diketahui asal Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau.

"Tersangka YD, mengendarai mobil Honda Jazz warna putih bernomor polisi BM 15XX XX melintas dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh, dan ketika distop tidak mau menghentikan kendaraannya saat anggota Polsek Pangkalan melakukan razia." ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, tersangka bukannya berhenti malah langsung tancap gas sambil mengacungkan senjata api dan mengancam pengendara lain yang menghalangi kendaraannya. "Aksi kejar-kejaran pun terjadi dan mobil yang diduga pembawa narkoba itu terus melaju dengan kencangnya menuju arah Payakumbuh.

"Tak mau mereka lolos, aparat kepolisian Polsek Pangkalan kemudian meminta bantuan kepada anggota Polres 50 Kota, untuk melakukan pengcegatan di depan Mapolres setempat." terangnya.

Mendapat laporan dari anggota Polsek Pangkalan, Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis memerintahkan anak buahnya untuk memblokade jalan raya negara yang berada di depan Mapolres 50 Kota di kawasan Ketinggian, Nagari Sarilamak, Harau.

"Selang satu jam kemudian, mobil Honda Jazz warna putih yang dikemudikan tersangka melaju dengan kecepatan tinggi di jalan raya depan Mapolres 50 Kota. Aaparat kepolisian mencoba kembali memberhentikannya namun tetap tak mau menghentikan kendaraannya sehingga menabrak mobil Kijang Avanza yang berada didepannya,” sebut AKBP Haris Hadis.

Dijelaskan AKBP Haris Hadis, meski polisi yang mencegatnya sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan, namun tersangka tidak menggubris malah mengacungkan senjata api dan berupaya menerobos dan menabrak 2 mobil Kijang Avanza, satu Toyota Razz dan satu truk Colt Disel yang berada didepannya hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan tembakan.



Kapolres AKBP Haris Hadis, menambahkan, dalam penghadangan itu tersangka YD tewas di TKP setelah tertembak pada bagian leher dan tembus pada tengkuknya. Sedangkan teman wanitanya WHterkena peluru di tangan sebelah kanan.

Setelah berhasil melumpuhkan tersangka, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap mobil tersangka. Dari dalam mobil tersebut ditemukan sekitar 400 gram narkoba jenis sabu-sabu dibungkus plastik, 1 timbangan digital dan sepucuk senjata api laras pendek jenis FN.

"Jasad YD sudah kita bawa ke RS Bhayangkara di Padang untuk otopsi. Proses penyelidikan selanjutnya, kita tunggu perkembangan," tegas, Kapolres AKBP Haris Hadis.

Sementara saat dilakukan pemeriksan terhadap WH kepada penyidik menyebutkan bahwa dirinya tidak tahu menahu soal narkoba jenis sabu-sabu seberat 400 gram yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz yang dibawa tersangla YD. ** (Bz.laia/Humas)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top