Kinerja Kabag Humas Dan Protokol Kota Tangerang Dikritisi Ketua Forwat - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kinerja Kabag Humas Dan Protokol Kota Tangerang Dikritisi Ketua Forwat

Kota Tangerang
kinerja kabag humas dan protokol kota tangerang dikritisi ketua forwat
Andi Lala

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Andi Lala, SH. Ketua Forum Wartawan Tangerang (Forwat), mengkritisi kinerja Kapala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol, Pememintah Kota Tangerang, Ahmad Ricky Fauzan.

Menurut Andi sejak dilantik, beberapa bulan lalu, kinerja Ricky sebagai Kabag Humas belum bisa menjembatani dan memfasilitasi awak media dalam mendapatkan informasi sebagai tugas jurnalistik.

Andi mencontohkan saat ramai ramai pemberitaan soal pelayanan ambulance dan plesiran Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah ke luar negeri, beberapa waktu lalu, pihaknya tidak mendapatkan informasi atas tanggapan (rilis) yang dibuat Bagian Humas dan Protokol.

Padahal saat itu, awak media gencar menyoroti kedua kasus tersebut.

"Kita saat ini minim informasi dari Humas dan Protokol, sepertinya kurang transparan. Sebelumnya, informasi dan kegiatan walikota dan pemerintah itu mudah kita dapat. Kalau sekarang terkesan tertutup," ujar pria kelahiran Kota Tangerang ini.

Menurut Andi, hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu hak demokratis untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.

Mendapatkan informasi, kata Andi, telah dijamin dalam Undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Oleh karena itu, hak keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan badan publik lainnya.

"Kami saja sebagai Jurnalis sulit mendapatkan informasi, bagaimana dengan masyarakat biasa?, harusnya Kabag Humas lebih peka dan tidak kaku, apalagi dia bekerja sebagai fasilitator dan juru bicara Pemkot Tangerang. Kalau gayanya seperti ini, ya tidak Humanis," imbuhnya.

Selain itu, Andi juga mengkritis perhelatan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019 di Kota Tangerang yang digelar pada tanggal 28-30 Agustus lalu.

Dalam anugerah itu Pemkot Tangerang mendapatkan delapan penghargaan yang diikuti sebanyak 150 peserta dari Humas ditingkat pemerintah, kementrian, lembaga, BUMN dan BUMD.

Andi mempertanyakan objektivitas penilaian dalam anugerah tersebut.

"Menurut saya ini sebagai nilai pencitraan saja. Yang dinilai apa, kinerjakah atau program ceremony yang dibuat Humas?, Ya, menurut saya kinerja Humas perlu dievaluasi. Apalagi anggaran untuk kerjasama informasi dan media massa tahun ini mencapai Rp.6 miliar," tegasnya.

Sementara itu, saat wartawan mp menghubungi Ahmad Ricky Fauzan, Via seluler dan WhatsApp. Untuk meminta konfirmasi terkait UU keterbukaan Publik dan Anggaran AHI 2019, belum bisa memberikan keterangan dari pihak Kabag Humas, bahkan telepon seluler pun tidak di angkat. Jika pihak Humas Pemkot Tangerang memberikan tanggapan atas berita ini, maka akan dimuat oleh megapolitanpos.com (amr)

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top