Antam Novambar Layak Pimpin KPK - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Antam Novambar Layak Pimpin KPK

Opini Warga
antam novambar layak pimpin kpk
Dari google

MEGAPOLITANPOS.COM: Opini Warga-Polemik soal pencalonan wakabareskrim Irjen. Antam novambar yang di loloskan oleh pansel kpk, sepertinya sengaja di mainkan oleh koalisi masyarakat sipil agar komisioner kpk yang terpilih nantinya adalah orang-orang yang sesuai dengan selera lsm atau kepentingan kelompok tertentu.

Polemik beberapa tahun lalu terkait; "rumor" adanya dugaan intimidasi ataupun intervensi yang dilakukan antam terhadap penyidik KPK, terkait kasus Komjen. Budi Gunawan terkesan di goreng oleh koalisi masyarakat sipil untuk menjegal pribadi antam novambar, karena faktanya hal terkait intimidasi tersebut tidak pernah menjadi kasus hukum.

Pansel kpk harusnya berani keluar dari tekanan publik maupun intervensi politik yang sedang di mainkan banyak lsm, tokoh masyarakat atau apapun namanya; seperti (koalisi masyarakat sipil) yang ingin pansel mencoret nama Irjen, Antam sebagai calon komisioner kpk, lantaran rumor ataupun isyu yang sama sekali tidak jelas terkait adanya dugaan intimidasi yang dilakukan antam terhadap penyidik kpk beberapa waktu lalu.

Pansel kpk harusnya paham, kalau Negara ini berlandaskan negara hukum, jadi kenapa intervensi atau intimidasi yang dilakukan antam (kalau benar) tidak dilaporkan secara hukum saat itu? Malah di goreng di media massa, kemudian dimainkan kembali saat yang bersangkutan namanya masuk sebagai kandidat kuat sebagai calon komisioner kpk periode 2019-2023?!, jelas sekali terlihat syarat muatan politiknya.

Koalisi masyarakat sipil seharusnya memperkuat keberadaan antam novambar, yang notabene punya pengalaman dibidang serse, agar bisa bekerjasama dengan komisioner kpk lainnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di masa mendatang yang semakin canggih metode dan pola korupsinya, bukan malah membuat gaduh seolah telah terjadi perseteruan antara Cicak Vs Buaya jilid III.

Sebagai sebuah lembaga super anti rasuah kpk harusnya mau menerima masukan dari luar, agar terjadi perbaikan sistem di internal kpk. Dalam penanganan tindak pidana korupsi kpk sangat membutuhkan orang seperti antam novambar karena memiliki tingkat kehati-hatian yang sangat tinggi dalam menetapkan seseorang sebagai "tersangka tindak pidana korupsi", di masa mendatang.

Disini saya tidak sedang membela antam novambar, apalagi menjadi juru bicara antam novambar, tapi disini saya ingin publik berfikir jernih terkait aspek penegakan hukum dalam tindak pidana korupsi. Banyak yang salah dari penyidikan kpk, terkait penetapan status Komjen. Budi Gunawan saat itu, karena faktanya penetapan tersangka BG dibatalkan dalam pra-peradilan pada pengadilan negeri jakarta selatan, jadi Clear kalau Komjen, Budi Gunawan tidak bersalah tapi bisa ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK.

Polemik soal antam sepertinya digiring oleh kepentingan tertentu, agar muncul persepsi publik yang tidak baik terkait pribadi antam novambar. Disini terlihat pengiringan opini yang sudah sangat tidak lucu dipelbagai media massa maupun media sosial, seolah-olah kalau polisi jadi komisioner kpk, maka akan rusak lembaga anti rasuah tersebut.

Jelas ini sudah tidak baik dalam konsep berbangsa dan bernegara, karena terkesan dimata publik ada pembunuhan karakter terhadap pribadi antam novambar, maupun institusi kepolisian negara republik indonesia saat ini. Untuk itulah publik harus diajari kritis terhadap politik belah bambu yang dilakukan oleh kelompok tertentu yang selalu membuat kegaduhan di negeri ini.

Koalisi masyarakat sipil harusnya dapat berfikir jernih, bukan malah membuat kegaduhan, ketika pansel kpk memasukan nama antam novambar sebagai calon kuat komisioner kpk. Mungkin dengan masuknya antam sebagai komisioner kpk, maka tidak ada lagi tersangka korupsi yang sudah ditetapkan oleh kpk, kemudian bisa dibebaskan dalam pra-peradilan akibat ketidak hati-hatian dalam penetapan status tersangkanya.

Sudah saatnya bangsa ini diajarkan berfikir waras dan sehat serta selalu berbaik sangka, bukan malah berburuk sangka terhadap Irjen. Antam karena memang faktanya kpk yang sangat terburu-buru saat menetapkan Komjen BG sebagai tersangka saat itu, sehingga penetapannya sebagai tersangka itu (sekali lagi saya sebut) "dibatalkan oleh pengadilan".

Untuk itu saya berharap, publik maupun pansel kpk; tidak terprovokasi ataupun terpancing untuk mencoret nama antam sebagai calon komisioner kpk. Serahkan persoalan antam ini kepada para wakil rakyat di parlemen yang akan menguji antam novambar layak atau tidaknya sebagai calon pimpinan komisioner kpk.

Sebagai pesan penutup, bangsa ini ingin lembaga kpk semakin baik dan semakin profesional di masa mendatang. Jadi sudah selayaknya kpk, polri dan kejaksaan dapat bekerjasama dengan baik sejak awal dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, bukan malah dipecah belah, dan secara pribadi saya berharap calon komisioner kpk yang terpilih nantinya adalah orang yang berasal dari tiga lembaga tersebut, agar dapat bekerjasama dengan baik dalam pencegahan tindak pidana korupsi maupun penanganan perkara korupsi di negeri ini.

Waallahul Muafiq illa Aqwa Mithoriq,
Wassallamuallaikum Wr, Wb.
Tangsel, 29 Agustus 2019
🙏PYN🙏

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top