Terkait Penolakan Puskesmas Cikokol, Puluhan Massa Menggelar Aksi Teaterikal - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Terkait Penolakan Puskesmas Cikokol, Puluhan Massa Menggelar Aksi Teaterikal

Kota Tangerang
terkait penolakan puskesmas cikokol puluhan massa menggelar aksi teaterikal
Aksi teaterikal

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Puluhan masyarakat yang merasa prihatin atas penolakan puskesmas cikokol, menggelar aksi teaterikal dengan membawa replika mayat ke dalam pusat pemerintahan kota tangerang Senin (26/8) kemarin.

Aksi yang mengatasnamakan masyarakat kota tangerang peduli tersebut berkeliling ke setiap SKPD yang berkantor dilokasi tersebut.

“ini adalah aksi sosial dalam rangka pembenahan terkait mengenai dunia kesehatan Kota Tangerang, kita lihat selama ini masyarakat sulit untuk mengakses pelayanan kesehatan dikota tangerang,” Kata Syaiful Basri koordinator aksi kepada wartawan.

Ia menilai pemerintah kurang peka atas apa yang terjadi atas pelayanan kesehatan dikota tangerang yang kurang optimal.

“ini bukan yang pertama kali terjadi pada di Kota Tangerang terkait masalah buruknya pelayanan kesehatan pernah juga sebelumnya pernah terjadi di beberapa puskesmas yang ada dikota Tangerang,”tukasnya.

Dengan demikian, ia menuntut kepada pemerintah kota tangerang untuk lebih serius menangani persoalan persoalan tentang kesehatan.

“apalagi yang notabenenya kepada kepentingan masyarakat kecil dan lemah ketika ini pernah terjadi jangan lagi kembali terjadi,”katanya.

Ia juga menyinggung alasan Dinas kesehatan yang menolak korban kurang relevan dengan kondisi yang saat itu tengah terjadi.

“Sekarang andaikan ada pasien kritis yang menggunakan mobil ambulan dan meninggal dunia apakah langsung diturunkan dari mobil itu,”jelas aktivis yang akrab disapa Marcel tersebut.

Ia berharap kepada walikota kota tangerang Arief R Wismansyah untuk mencopot kepala dinas kesehatan agar kedepan tidak lagi terjadi hal yang menyakiti hati masyarakat kota tangerang.

“Dr. Liza seharusnya malu dengan kejadian tersebut, sudah sepatutnya yang bersangkutan bertanggung jawab atas kakunya bawahannya dalam memberikan pelayanan kepada korban,”jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan pimpinan fraksi Gerindra DPRD Kota Tangerang, Ir. H Turidi Susanto, menurutnya kejadian tersebut merupakan puncak dari lemahnya pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

"Saya kira kejadian ini puncak dari lemahnya pelayanan publik Pemerintah Daerah Kota Tangerang. Saya hanya heran saja, SOP dari Dinas Kesehatan kaitan pelayanan 112 yang dibanggakan Pak Walikota tidak memasukkan pengecualian kejadian khusus atau emergency," ujar Turidi

"Saya lihat, penggunaan ambulance juga tidak maksimal sosialisasinya. Terbukti banyak sekali warga yang ingin memakai mobil jenazah. Karena tidak paham dan juga terlalu birokratis, akhirnya masyarakat lebih memilih pelayanan ambulance jenazah atau ambulance pembawa orang sakit yang dimiliki oleh Partai Gerindra hasil sumbangan dari Pak Sufmi Dasko Ahmad, Anggota DPR RI Banten III yang diberikan ke kader Gerindra guna melayani di 13 Kecamatan," imbuhnya.

Menurut Turidi, Walikota Tangerang harus bertanggung jawab dalam hal ini, dan petugas Puskesmas tidak juga harus disalahkan, karena mereka bertindak berdasarkan SOP yang ada, yang perlu dipertanyakan adalah si pembuat SOP yang kaku dan tidak fleksible terhadap emergency.

"Ya kaku, itu gambaran kebijakan pemerintah yang kaku terhadap pelayanan publik. Semua kaitan pelayanan kebijakan publik harus dievaluasi demi mengedepankan kepuasan masyarakat. Dalam hal ini, Walikota harus bertanggung jawab, yang dilaporkan jangan hanya Asal Bos Senang (ABS) saja," tukas Turidi.

Lebih lanjut Turidi menegaskan, pihaknya akan mengkritisi pengajuan anggaran Pemkot Tangerang yang selama ini lebih dominan untuk acara ceremonial dan pencitraan saja, dan akan mencoret program yang tidak pro rakyat.

"Kami akan mengkritisi pengajuan anggaran Pemkot Tangerang yang selama ini terlihat lebih dominan untuk kegiataan ceremonial dan pencitraan saja. Akan tetapi faktanya begitu kaku dan sangat merugikan masyarakat. Bahkan, kami akan coret program yang tidak pro rakyat," tegasnya.(Ceng/Jhn)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top