Akan Berkirim Surat ke Presiden, KADIN Dorong Perubahan Status LPDB - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Akan Berkirim Surat ke Presiden, KADIN Dorong Perubahan Status LPDB

Peluang Usaha
akan berkirim surat ke presiden kadin dorong perubahan status lpdb
Nara Sumber, Eni Sri Hartati (Pengamat Ekonomi), Direktur LPDB KUMKM Braman Setyo, dan Sharmilla (Kadin)

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta : Status LPDB harus diperkuat oleh pemerintah sendiri, termasuk diantaranya dengan menambahkan modal dana bergulir kepada UMKM. Pasalnya dengan dana Rp1,5 triliun tahun ini dirasa masih belum dapat mencukupi kebutuhan dana dari pelaku UMKM.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Tetap Bidang Pengembangan dan Pembinaan Ekonomi Kerakyatan dan Koperasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Sharmilla, pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertema 13 Tahun Kiprah LPDB dalam Mengembangkan Koperasi dan UKM di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

"Kalau dana bergulir itu terbatas senilai Rp. 1,5 triliun,sementara UMKM meningkat terus, jadi bagaimana bisa mengcover seluruhnya. Sedangkan untuk KUMKM jumlahnya juga terus meningkat, kan tidakmungkin bisa tercukupi misalnya jika satu UKM saja mendapat pinjaman dana bergulir minimal Rp. 25 juta hanya berapa UKM yang tersalurkan,” tukasnya.

Menurutnya, banyak peluang yang dapat dimanfaatkan LPDB jika lembaga tersebut berubah statusnya, sebab kata dia ada negara pendonor pemberi pinjaman seperti Kuwait yang bersedia memberikan pinjaman dengan bunga yang sangat murah yakni 1 persen, namun terkendala sistem.

“Lembaga keuangan Kuwait, mereka bersedia memberikan donor ke negara – negara Islam khususnya Indonesia, mereka (Kuwait) inginnya dapat rekomendasi dari pemerintah, mereka ingin ada lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah bukan swasta,” katanya.

Sharmilla menambahkan Kuwait tertarik dengan LPDB sebagai eksekutor, karena LPDB berbeda dengan lembaga lainnya, dan selama 13 tahun track record nya sudah bagus.

“ Nanti dari Kadin Indonesia akan mendukung dengan ber kirim surat kepada Presiden, Kemenkeu, Kemenkop, dan Kemenlu, kita akan merekomendasikanhingga LPDB menjadi eksekutor dalam mengakses dana pinjaman dari Kuwait dengan bunga kecil 1 persen, ya itu hanya administrasi saja,” tukas, Sharmilla.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama LPDB KUMKM, Braman Setyo pada acara yang sama mengatakan bahwa pihaknya menyambut gembira kalau memang ada dana pinjaman dari Kuwait tersebut, “ kalau terjadi tentunya LPDB harus semakin besar, negara donor maunya tidak hanya seperti sekarang yang tersalurkan mayoritas 60 persen di Jawa sisanya baru di luar Jawa, harus menjangkau Sumatera,Indonesia bagiantimur. Hal itu untuk mengejar target penyaluran dana bergulir tersebut ada kendala yang dihadapinya, yaitu ketiadaan akses pelayanan di daerah.,” kata Braman.

Untuk mengejar target penyaluran dana bergulir tersebut diakui Braman ada kendala yang dihadapinya, yaitu ketiadaan akses pelayanan di daerah. Hal ini karena regulasi yang tidak mengizinkan LPDB-KUMKM membuka cabangnya di daerah. Oleh sebab itu perlu ada perhatian dari pemerintah agar status BLU ini dapat ditingkatkan setara dengan Badan atau Lembaga yang lansung di bawah Presiden atau Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND).

“Oleh karena itu LPDB harus berubah kelembagaanya, mungkin apapun namanya misalnya Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND), tentunya kami minta dukungan semua pihak,” tukasnya.

Dengan cara tersebut maka LPDB - KUMKM akan lebih mudah menyalurkan dana bergulirnya kepada mitra mitranya. Sebab dengan perubahan status tersebut secara otomatis LPDB akan mendapatkan previllage untuk membuka kantor cabang di daerah.

"Keuntungannya nanti kita bisa bikin cabang jadi infrastruktur yang sampai ke daerah secara otomatis akan terbentuk dengan sendirinya," Pungkas Braman. (Achmad Sholeh)

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top