BMKG Perkirakan Indonesia Mengalami Kekeringan Memasuki Bulan Juli 2019 - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

BMKG Perkirakan Indonesia Mengalami Kekeringan Memasuki Bulan Juli 2019

Peristiwa
bmkg perkirakan indonesia mengalami kekeringan memasuki bulan juli 2019
BMKG

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jakarta, memperkirakan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia pada bulan ke tujuh yaitu Juli 2019 mengalami kekeringan. Hasil dari keterangan yang diterima (03/07) melalui rilisnya disebutkan, wilayah Sumedang, Gunung Kidul, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Gresik, Tuban, Pasuruan dan Pamekasan.

Berdasarkan hasil monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga tanggal 30 Juni 2019, terdapat potensi kekeringan meteorologis (iklim) di sebagian besar Jawa, Bali dan Nusa Tenggara dengan kriteria panjang hingga ekstrim.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Deputi Bidang Klimatologi, Drs. Herizal, M.Si menyebutkan, dari hasil analisis BMKG, teridentifikasi adanya potensi kekeringan meteorologis yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain di klasifikasikan sebayak tiga peringatan yakni, Awas, Siaga dan Waspada.

Peringatan Awas, bahwa telah mengalami HTH >61 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari mendatang dengan peluang >70% peluang terjadi di Provinsi Jawa Barat meliputi Bekasi, Karawang dan Indramayu. Jawa Tengah meliputi, Karanganyar, Klaten, Magelang, Purworejo, Rembang, Semarang, Semarang, dan Wonogiri. Lalu sebagian besar wilayah di Jawa Timur meliputi, DIY (Bantul, Gunung Kidul, Kulonprogo, dan Sleman), Bali (Buleleng), Nusa Tenggara Timur (Sikka, Lembata, Sumba Timur, Rote Ndao, Kota Kupang, dan Belu) dan Nusa Tenggara Barat (Bima, Kota Bima, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Timur)

Peringatan kedua Siaga, bahwa telah mengalami HTH >31 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70% meliputi wilayah Jakarta Utara, Banten (Lebak, Pandeglang, dan Tangerang).

Peringatan ketiga Waspada, bahwa telah mengalami HTH >21 hari dan prakiraan curah hujan rendah <20 mm dalam 10 hari dengan peluang >70% meliputi Wilayah, Aceh (Aceh Besar, Pidie kan Bireuen), Jambi (Merangin, Batanghari dan Bengkayang), Lampung (Way Kanan), Kalimantan Tengah (Pulangpisau), Kalimantan Barat (Bengkayang), Sulawesi Selatan (Bantaeng, Selayar, dan Takalar)

Drs. Herizal, M.Si menjelaskan, selain itu monitoring terhadap perkembangan musim kemarau menunjukkan berdasarkan luasan wilayah, 37% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 63% wilayah masih mengalami musim hujan.

"Wilayah yang telah memasuki musim kemarau meliputi Aceh bagian Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Pulau Jawa dan Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan bagian Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian Selatan, Maluku, dan Papua bagian Selatan." jelasnya.

Menurutnya, musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali. Beberapa daerah diprediksikan masih berpeluang mendapatkan curah hujan. Potensi curah hujan tinggi diindikasikan terjadi disejumlah wilayah.

"Diklasifikasikan peringatan 'Siaga' bahwa prakiraan Curah Hujan > 200 mm dalam 10 hari dengan peluang >70% meliputi, Sulawesi Tengah (Morowali, Banggai, dan Tojounauna), Papua (Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Mimika, Jayawijaya, Nabire, dan Paniai)" terangnya.

Ia menghimbau masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap kekeringan yang bisa berdampak pada sejumlah sektor yakni, sektor pertanian dengan sistem tadah hujan, pengurangan ketersediaan air tanah (kelangkaan air bersih), peningkatan potensi kemudahan terjadinya kebakaran.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;

- follow @infobmkg, atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. ** (Rilis/Red)

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top