Lantaran Kalah Main Game Online, Suami Tega Aniaya Istri Hingga Tewas - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Lantaran Kalah Main Game Online, Suami Tega Aniaya Istri Hingga Tewas

Kriminal
lantaran kalah main game online suami tega aniaya istri hingga tewas
Ilustrasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Lantaran Kalah Main Game Online, suami DS (24) tega aniaya istrinya hingga tewas, Rabu lalu (08/05/19).

Tersangka pelaku Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya yang berinisial AS (23) pada selasa lalu (14/05/2019), di gelandang oleh unit Reskrim Polsek Jatiuwung, Metro Tangerang Kota. Pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di Kampung Pasir, RT.004/RW.002, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Kanit Reskim Akp. Zazali Hariono, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, membenarkan. Dengan adanya Kekerasan rumah tangga sehingga mengakibatkan tewasnya (AS) istri dari DS (pelaku,red).

"Peristiwa tersebut, terjadi pada hari Rabu, 8 Mei 2019, pukul 15.00 WIB. Dirumah kontrakannya, Kampung Pasir, RT.004/RW.002, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Jatiuwung, telah terjadi keributan antara korban AS dengan pelaku DS keributan tersebut di picu, lantaran DS merasa tersinggung saat sedang asyik bermain game online di handphonenya, selalu disuruh-suruh terus oleh korban," terangnya, Kamis (16/05/19) via WhatsApp.

Lanjut Zazali, Karena selalu menganggu, DS menjadi kesal terhadap korban, sehingga memukul dengan menggunakan helm dipunggung sebelah kiri korban, lantaran tidak mau berlarut korban lalu pergi bersama anaknya ke rumah orang tuanya, di Kampung Pasirandu, RT.003/RW.002, Kelurahan Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang," terangnya, lantaran takut dengan suaminya (DS,red)

"Lalu sekitar hari Kamis, 9 Mei 2019, pukul 08.00 WIB. DS tanpa sepengetahuan korban, datang kerumah orang tua korban untuk mengambil anaknya yang sedang tidur dan dibawa kabur. Karena melihat ada orang, korban yang saat itu sedang dikamar mandi langsung keluar dan melihat anaknya sedang dibawa oleh DS. Melihat hal tersebut korban berusaha mencegah, apadaya ketika korban ingin merebut anaknya malah mendapatkan 2 tendangan oleh DS. Di kaki dan kemaluaannya sehingga terjatuh, tidak hanya itu korban juga dicekik lehernya oleh pelaku. Merasa tidak ada masalah pelaku pergi begitu saja meninggalkan korban dari rumah orang tuanya," tambah Zazali.

Selang beberapa hari DS kembali kerumah orang tua AS untuk menjemput Istrinya (Korban,red) pada saat saur, berharap istrinya mau diajak pulang. Aling-aling saat menjemput Korban, DS melihat wajah AS, memar, membiru dan menggigil. Sontak saja DS kaget dan membawa korban ke klinik, naasnya saat diperjalanan korban sudah tidak bernyawa lagi, tuturnya.

Atas peristiwa tersebut, pelaku di jerat dengan pasal 44 UU No 23 tahun 2004 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda lima belas juta rupiah, pungkasnya. (amr).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top