18 Staf Kemenkumham Terima Beasiswa dari Pemerintah Belanda - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

18 Staf Kemenkumham Terima Beasiswa dari Pemerintah Belanda

Peristiwa
18 staf kemenkumham terima beasiswa dari pemerintah belanda
acara penyerahan beasiswa

Para peserta berfoto bersama Sekretaris BPSDM, Hantor Situmorang (baju batik, tengah), dan Direktur Nuffic Neso Indonesia. Peter van Tuijl (sebelah kiri Sekretaris BPSDM), beserta pelatih CILC dan undangan acara pembukaan.

MEGAPOLITANPOS.COM, Bogor : Sebanyak 18 staf Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menerima beasiswa StuNed untuk mengikuti tailor-made training tentang Pengembangan Program Diklat Penyuluh Hukum. Beasiswa tersebut diserahkan secara resmi oleh Peter van Tuijl, Direktur Nuffic Neso Indonesia kepada Hantor Situmorang, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkumham, di Bogor (25/3/2019).

Dalam acara penyerahan tersebut turut menyaksikan, Roy Spijkerboer, Staf Politik Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, dan Lieselotte Heederik, pelatih dari Center for International Legal Cooperation (CILC) Belanda. Dalam sambutannya sekretaris BPSDM, Hantor Situmorang menyatakan BPSDM yang bertanggungjawab terhadap pengembangan kompetensi penyuluh hukum, telah menyiapkan rencana pendidikan dan pelatihan secara terstruktur melalui pelatihan berjenjang dari tingkat dasar, menengah, dan lanjut.

“ sudah banyak kegiatan kerja sama antara Indonesia dan Belanda di bidang hukum. Beasiswa StuNed melalui penyelenggara pelatihan – CILC - membantu meningkatkan kapasitas BPSDM dan BPHN dalam penyelenggaraan pelatihan penyuluh hukum, mulai dari analisa kebutuhan pelatihan sampai penyusunan kurikulum pelatihan,” ujar Hantor.

Dalam kesempatan yang sama Roy Spijkerboer, Staf Politik Kedutaan Besar Kerajaan Belanda menyampaikan, beasiswa StuNed untuk pelatihan ini merupakan bagian dari kerjasama bilateral antara pemerintah Belanda dengan Indonesia di bidang Keamanan dan Penegakan Hukum. “Selain StuNed, masih ada program peningkatan kapasitas lainnya yang didanai pemerintah Belanda, termasuk beasiswa Orange Tulip Scholarship dan program studi banding,” kata Roy.

Selanjutnya Lieselotte Heederik, pelatih dari Center for International Legal Cooperation (CILC) Belanda menambahkan, program pelatihannya digelar dalam dua tahapan satu minggu di bulan Maret dan satu minggu di bulan Juli 2019.

“Total durasi pelatihan selama dua minggu. Seminggu pertama diselenggarakan di akhir Maret 2019, dengan topik analisa kebutuhan diklat. Adapun satu minggu pelatihan sisanya lagi, akan dilaksanakan di akhir Juli 2019, untuk menyusun disain kurikulum diklat, yang merupakan kerja sama BPSDM dan BPHN.” Jelas Lieselotte Heederik.

Sementara itu Direktur Nuffic Neso Indonesia , Peter van Tuijl menegaskan bahwa pelatihan dengan mengundang pakar dari Belanda ini sangat efisien untuk dilaksanakan di Indonesia. “Kami senang Kemenkumham memilih Belanda untuk rujukan pelatihan ini. Indonesia dan Belanda memiliki dasar sistem hukum yang mirip, baik secara struktur hukum, teori hukum, dan cara pandang hukum. Ini membuat kita mudah untuk bertukar pengalaman dan gagasan,” pungkasnya.

Sebagai informasi : StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland, atau studi di Belanda, adalah program beasiswa yang merupakan bagian dari kebijakan kerjasama pembangunan pemerintah Belanda. Kerangka kerjasama bilateral tersebut tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework, yang memiliki beberapa bidang prioritas, termasuk diantaranya Perdagangan Internasional, Keuangan dan Ekonomi (International Trade, Finance and Economics), Keamanan dan Penegakan Hukum (Security and Rule of Law), serta Agro-Pangan dan Hortikultura (Agro-Food and Horticulture). Sejak diluncurkan tahun 2000, StuNed sudah memberikan beasiswa bagi sekitar empat ribu warga negara Indonesia. ***Ach.Sholeh/AL


MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top