MEGAPOLITANPOS.COM,  Jakarta – Polda Metro Jaya menerjunkan ribuan personel dalam rangka pengamanan menjelang perayaan umat Kristiani ‘Paskah 2021’ dan menjaga kondusifitas situasi terkini secara nasional pasca-aksi terorisme yang terjadi di Makassar Sulawesi Selatan dan Mabes Polri Trunojoyo Jakarta beberapa waktu lalu.

“Dalam ibadah Jum’at Agung di wilayah Polda Metro Jaya saja ada sebanyak 833 Gereja yang akan melaksanakan ibadah tatap muka di 13 polres yang ada,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kamis (01/04/2021).

Yusri menyebut, total ada sebanyak 5.590 personel yang bertugas untuk mengamankan wilayah sekitar gereja di Jabodetabek.

“Kekuatan yang kita turunkan sekitar 5.590 personel baik itu polres maupun dari polda nanti di-backup oleh teman-teman dari TNI juga untuk mengamankan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (01/04/2021).

Lanjut Yusri mengatakan, pengamanan dilakukan personel bekerja sama dengan petugas setempat di setiap Gereja.

Ada patroli rutin mengelilingi gereja. Di satu sisi kita mengharapkan para jemaah nantinya melalui panitia sudah menyarankan untuk tidak menbawa tas. Karena setiap masuknya nanti kita akan lakukan pemeriksaan,” ujar Yusri.

“Ini salah satu upaya-upaya preventif yang kita lakukan untuk tidak terjadi terhambatnya jemaah yang lain untuk melaksanakan kegiatan agama, maka disarankan tidak membawa tas,” imbau Yusri.

Sebagaimana diketahui, sepekan terakhir ada dua aksi teror di Indonesia. Peristiwa pertama, teroris Muh. Lukman Alfariz melakukan bom bunuh diri bersama istrinya Yogi Shafitri Fortuna di depan pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada Minggu 28 Maret 2021 pukul 10.20 WITA.

Kemudian, peristiwa kedua, Zakiah Aini, teroris perempuan melakukan penyerangan di Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Rabu 30 Maret 2021 sekitar pukul 16.30 WIB.(crl/Anton)