Kabag Humas KemenkopUKM M. Nurul Rachman) saat berdiskusi dengan mahasiswi Sekolah Vokasional Institut Pertanian Bogor(IPB), Kamis, di Jakarta, (31/3/2021).

Jakarta(MEGAPOLITANPOS.COM): Peran kehumasan menjadi ujung tombak dalam memberikan layanan informasi publiK terkait Program-program atau kebijakan khususnya di Kementerian Koperasi dan UKM(Kemenkop UKM). Adanya pandemi Covid19 yang sampai sekarang belum berakhir tentu menjadikan ganjalan bagi setiap instansi dalam hal memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Namun mau tidak mau suka tidak suka layanan informasi bagi masyarakat harus tetap disampaikan agar masyarakat paham tentang kebijakan dan program-program dari pemerintah dalam hal ini Kemenkop UKM.
Kepala Bagian Hubungan MasyarakatKemenkop UKM,M. Nurul Rachman mengungkapkan, Sebelum adanya pandemi Covid19, masyarakat terbiasa bertatap muka langsung, dan setelah adanya pandemi jarang orang bisa bertemu langsung, lalu kenapa ada beberapa yang bisa, ya melalui aturan protokol kesehatan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dll.

Demikian diungkapkan Nanang(sapaan dari M. Nurul Rachman) saat berdiskusi dengan mahasiswi Sekolah Vokasional Institut Pertanian Bogor(IPB), Kamis, di Jakarta, (31/3/2021).
“ Humas itu menceritakan citra yang baik bagi organisasi yang bersifat pelayanan kepada masyarakat , banyak informasi yang harus disampaikan pada masyarakat tentang kebijakan atau program –program terkait KUMKM, “ ujar Nanang

Diakuinya, adanya Pandemi Covid19 pelayanan kepada masyarakat sedikit terganggu, namun begitu pihaknya kata nanang berusaha bagaimana caranya agar informasi kepada masyarakat tetap dapat disampaikan, sehingga pelayanan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan kebijakan atau program-program kemenkop UKM tetap dapat diakses.“ Hambatannya tentu masyarakat yang mendapat info akurat sedikit terganggu, disinilah peran humas bagaimana untuk tetap bisa mengakses informasi di kemenkop ukm agar bisa disampaikan ke publik, yang terpenting kita harus tetap smile,” kita jangan membiarkan orang menunggu lama untuk dilayani, “katanya.

Selanjutnya kata nanang Humas Kemnkop UKM sudah melakukan brainstroming bareng teman-teman wartawan dan mengevaluasi progres seperti apa kedepannya, supaya teman-teman wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Koperasi(forwakop) dapat uptodate kegiatan di kedeputian, lalu kita juga berdiskusi menghidupkan kembali kegiatan usaha Koperasi Forwakop yang bernama Forsema.
“ kita sudah agendakan dan akan memfasilitasi untuk bagaimana usaha yang di inisiasi teman teman di Forwakop tetap berjalan,”imbuhnya

Selain hal tersebut, Kehumasan Kemenkop UKM menyampaikan pelayanan informasi yang dapat diakses melaui Instagram, youtube, Fasbook dan media social lainnya.“selain kerjasama dengan forwakop dengan mengirim berita secara digital (Whatsap-Red) dan melangsungkan acara lewat virtal Zoom, di era digitalisasi masyarakat juga dapat mengakses segala informasi Kemenkop UKM melalui handphone,” katanya.

Lebih jauh nanang mengungkapkan, Organisasi kementerian sudah banyak perubahan , sebelumnya ada enam kedeputian sekarangada perampingan menjadi empat deputi, sehingga perlu adanya singkronisasi.
“ Orangnya baru perlu sinkronisasi , masyarakat mungkin terbiasa dengan keibjakan deputi lama sekarang formatnya berbeda,” katanya.

Selanjutnya Nanag mengajak para mahasiswa Vokasional IPB untuk bersama sama berdiskusi dan mengakses perpustakaan yang ada dikemenkop UKM guna mendapatkan informasi terkait KUMKM
“ kita persilahkan ajak teman teman mahasiswa untuk membuat diskusi di perpus ,ya kurang lebih 15 orang nanti kita pasilitasi, tentunya dengan aturan prokes, ,” Tutup Nanang.(HEA/ASl/Red/MP).