MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Ditengah pandemi covid-19 Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Blitar, yang digelar pada 1-3 Oktober 2020 di hotel Crown Tulungagung.

Agar tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19 dalam kegiatan itu ketua DPRD dengan Komisi I DPRD Kabupten Blitar memantau jalanya kegiatan SKB.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto dikonfirmasi media ini Senin (05/10/20) mengatakan hal ini dilakukan untuk mengetahui pelaksaan ujian sudah sejauh mana acara itu memenuhi protokol kesehatan, Pimpinan DPRD beserta anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar melaksanakan monitoring kesiapan dan persiapan panitia dan peserta tes SKB di tengah wabah covid-19 saat ini.

“Alhamdulilah semua yang dilaporkan sudah menjalankan ketentuan standart protokol covid 19, ini untuk menghindari kluster baru,” ungkap Suwito.

Sementara itu menurut penjelasan Kepala BKSDM Kabupaten Blitar, Ir. Mashudi, M.Si kepada media ini menyampaikan alur ujian peserta mengingat ujian dilaksanakan saat pandemi.

“Peserta ujian di wajibkan untuk menyiapkan hasil tes cepat covid 19 (Rapid test) syarat wajib dalam mengikuti ujian. Pertama, pencocokan identitas dengan menggunakan scanner. Lalu, peserta akan melewati thermal camera untuk pengecekan suhu badan, setalah itu peserta mencuci tangan, dan panita juga menyediakan ruang ujian khusus jika ada peserta dengan suhu tubuh melebihi 37 derajat. Peserta juga di wajibkan memakai masker dan face shield,” kata Mashudi.

Lanjut Mashudi sesuaininstruksi BKN (Badan Kepegawaian Nasional) pusat menghimbau untuk semua daerah agar peserta yang akan mengikuti ujian di wajibkan untuk menyiapkan hasil Rapid test sebagai salah satu syarat dalam mengikuti ujian. Peserta akan melewati thermal camera untuk pengecekan suhu badan dan jika melebihi 37 derajat, kita sediakan ruangan khusus untuk peserta tersebut. Dalam satu sesi, ada sekitar 180 peserta yang ikut ujian.

Mashudi juga menjelaskan, peserta diminta untuk rapid test dengan masa berlaku rapid test empat hari sebelum melaksanakan ujian SKB CPNS. Dan bagi yang reaktif harus melakukab swab, sedangkan pelaksanaan ujiannya dilakukan penjadwalan ulang.

“Untuk hasil ujian akan langsung keluar dan pelaksana ujian dapat di tonton secara streaming melalui You Tube BKPSDM Official,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Susi Narulita K.D,SIP memberikan apresiasi kepada panitia yang sudah melaksanakan ujian dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (za)