MEGAPOLITANPOS.COM, Sumbawa Barat – Dalam mensukseskan lomba kampung sehat jilid II, berbagai stekholder di Kabupaten Sumbawa Barat melakukan rapat persiapan.

Kegiatan itu dilakukan, pada Rabu 3 Maret 2021 pukul 09.00 wita yang bertempat diruang rapat Sekretariat I daerah komplek KTC Kecamatan Taliwang KSB.

Hadir dalam kegiatan tersebut, wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifudin, ST, Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Herman Suriyono, S. Ik., MH, Kepala Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Nusirwan Sahrul, SH., MH, Sekda KSB Abdul Aziz, SH., MH, Wakapolres Sumbawa Barat Kompol. Jamaluddin, S.Sos, Kasdim 1628/SB Mayor Inf. Dahlan, Asisten I Irwansyah, S.H., MH, Kabag Ops AKP Iwan Sugianto, SH, Kasat Pol PP Drs. H. Hamzah, Kadis Kesehatan H. Tuwuh, S. AP, Kadis BPMDes Drs. Mulyadi, M.Si, Forkopimda Sumbawa Barat, Kapolsek, Danramil dan Camat yang tergabung dalam muspika yang berada di wilayah KSB.

Wakil Bupati Sumbawa Barat dalam sambutannya mengatakan, pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat saat ini masih berfokus pada kegiatan STBM, dimana yang menjadi tugas muspika masing – masing Kecamatan. Camat akan membentuk agen dan memilih ASN ditingkat Desa untuk dapat mensosliasikan kampung sehat dan STBM. “Saya minta Camat dapat membuat posko Covid-19 di masing – masing Desa,” harap Wabup.

Kapolres Sumbawa Barat mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendukung kegiatan kampung sehat Jilid II dan memasukannya kedalam program 100 hari kinerjanya.

Ia juga menjelaskan, kampung sehat adalah program Kapolda dan Forkompinda Provinsi NTB, program ini dapat sejalan dengan program Pemerintah RI yaitu PPKM skala mikro dan program 100 hari STBM Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat.

Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas telah memulai persiapan kampung sehat jilid II ditingkat Desa seperti membuat posko covid-19. “Saya memiliki rencana agar setiap desa mendapatkan rapid antigen supaya mempermuda desa melakukan tracing. Kampung sehat akan memiliki kontibusi yang besar dibidang kesehatan, ekonomi dan keamanan ditingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.

Kepala dinas BPMDes menuturkan, Dana Desa dalam anggaran desa telah diatur untuk mendukung kegiatan PPKM skala mikro, didalamnya juga termasuk pembangunan posko Covid, tempat isolasi, pembelian obat dan fasilitas protokol kesehatan yang sesuai dengan program Desa aman Covid dan kampung sehat jilid II.

Dia menjelaskan, Pihaknya akan berkumpul dengan Kepala Desa yang berada di wilayah KSB untuk dapat menerima arahan terkait kampung sehat jilid II.

Kesimpulan rapat, berbagai pihak bersepakat mendukung program kampung sehat dan melakukan rapat susulan membicarakan program tersebut. mendukung dan diawasi saat pelaksanaan program 100 hari 5 pilar STBM.

Untuk Kepala Desa di wilayah KSB diminta agar mengerti tugas dan tanggungjawabnya kepada Camat yang menjadi perpanjangan tangan Bupati. (Ibrahim)