MEGAPOLITANPOS.COM – Startup Ruang Hukum bekerjasama dengan Virus Digital Indonesia, dan Freenancial Indonesia telah menyelenggarakan webinar RHTalks dengan tema diskusi Restart and Recharge your Business untuk memberikan beberapa business insights yang dapat membantu para pelaku usaha yang sedang mengembangkan bisnisnya.

Ruang Hukum sendiri merupakan platform yang dapat memberikan akses pelayanan dan bantuan hukum untuk segala lini masyarakat dengan mudah, cepat, tepat, serta telah terintegrasi dengan teknologi, dan dapat diakses dari www.ruanghukum.co.id

Dihadirkan tiga pembicara pada webinar ini yaitu Ibu Windi Berlianti, S.H., M.Kn selaku Founder Ruang Hukum, Bapak Edwin Hartanto, CFP selaku Founder Freenancial Indonesia, dan Bapak Aditya Rian selaku Founder Virus Digital Indonesia.

Webinar ini juga dihadiri oleh 100 orang peserta yang berasal dari berbagai daerah. Dengan adanya pandemi, RHTalks kali ini diselenggarakan secara virtual, meski demikian tidak mengurangi tanpa mengurangi antusias peserta dan keefektifan penyampaian materi oleh narasumber.

Materi pertama diisi oleh Windi Berlianti, S.H, M.Kn, selaku Founder dari Ruang Hukum. Topik materi pertama adalah mengenai pengembangan bisnis pada masa pandemi. Dalam materi ini dibahas langkah apa yang dapat dilakukan para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis, antara lain restart, pivot, start over, dan collab atau recharge.

“Untuk membangun bisnis di masa pandemi ini selain menentukan kegiatan usaha kita, modal, domisili,  kita juga perlu melihat dari sisi peraturannya. Jangan sampai kita membuat sesuatu yang tidak dapat bertumbuh, kita harus membuat usaha yang dibutuhkan saat ini”, tutur Windi. Dikupas pula mengenai langkah mendirikan dan menjalankan bisnis di masa pandemi yang ditinjau selain dari segi business development namun juga dari sisi hukum.

Dilanjutkan dengan pembicara kedua yaitu Edwin Hartanto, CFP selaku Founder dari Freenancial Indonesia. Inti materi ini yaitu membahas mengenai perencanaan keuangan perusahaan. Bapak Edwin menyebutkan sektor-sektor yang tumbuh dan patah di masa pandemi, dan memaparkan bagaimana bisnis yang telah terintegrasi dengan teknologi akan tumbuh, begitu pula sebaliknya.

“Bisnis yang telah beradaptasi dengan teknologi akan mampu bertahan, bahkan bertumbuh selama pandemi, bisnis yang baru memulai proses adaptasi teknologi akan survive, sedangkan bisnis yang belum memulai proses adaptasi teknologi seperti menjadi wake-up call untuk mempertimbangkan transformasi digital”, jelas Edwin. Materi kedua ditutup dengan saran-saran dalam mengelola keuangan pribadi.

Materi terakhir yaitu oleh Aditya Rian selaku Founder dari Virus Digital Indonesia. Dalam materi ini membahas mengenai bisnis di pandemi dari sisi marketing yang dilihat dari perspektif konsumen. Disebutkan mengenai sektor-sektor yang jatuh dan bangkit perekonomiannya. Kemudian dipaparkan mengenai perubahan consumer behaviour yang terjadi selama pandemi dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi bisnis.

Chaos is a ladder. Pandemi ini adalah chaos, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jika kita menyikapinya dengan salah kita akan turun tangga, jika kita menyikapinya dengan benar kita dapat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang menguntungkan” tutur Aditya. Lalu disampaikan mengenai kunci sukses dalam post-covid business rebound, serta ditutup dengan saran penyesuaian bisnis dengan digital consumer megashift.

Sesi kedua berisi tanya jawab dari para peserta kepada pembicara yang ditulis di kolom chat, serta sesi ketiga yaitu pembagian doorprize bagi para peserta, dimana hadiah yang dibagikan diharapkan dapat bermanfaat bagi para peserta yang sedang mengembangkan bisnisnya. Webinar kemudian ditutup dengan kesimpulan oleh moderator. Dengan penyampaian materi oleh para narasumber, webinar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan motivasi bagi para pelaku usaha dalam memulai kembali dan mengembangkan bisnisnya dalam masa pandemi ini.