MEGAPOLITANPOS.COM, PAGARALAM – Ratusan pecinta alam dari seluruh pelosok Sumatera Selatan melakukan kegiatan bersih-bersih bertajuk Aksi Peduli Dempo dan berhasil memungut serta menurunkan lebih kurang 12 ton sampah dari kawasan gunung Dempo Pagaralam dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 yang berlangsung sejak tanggal 19 hingga 21 Februari 2021.

Selanjutnya kegiatan yang digagas dan diprakarsai oleh Balai Registrasi Gunung Api Dempo (Brigade) dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Pagaralam ini, membawa sampah-sampah dari beberapa titik pendakian, seperti kampung IV, pintu rimba bahkan puncak Dempo yang didominasi oleh sampah pengunjung dan pendaki gunung tertinggi nomor tiga dipulau Sumatera (3173 mdpl) setelah Gunung Kerinci di Jambi (3805 mdpl) dan Gunung Louser di Aceh (3445 mdpl).

” Kita berhasil memungut dan mengirim lebih kurang 12 ton sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Simpang Padang Karet dari Aksi Peduli Dempo dalam rangka HPSN 2021 yang diikuti ratusan rekan-rekan pencinta Alam diSumatera Sekatan,” jelas Arindi selaku ketua Brigade, saat dikonfirmasi, Selasa (22/2/20).

Kedepannya Arindi berharap agar para pendaki lebih memiliki kepedulian dan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam, salahsatunya dengan cara tidak meninggalkan sampah di kawasan Gunung Dempo dan pihaknya juga (Brigade) akan melakukan pengawasan lebih ketat lagi terhadap para pendaki serta akan memberikan sanksi tegas jika melakukan pelanggaran, sanksi berupa denda bahkan blacklist atau melarang pelanggar untuk kembali melakukan pendakian.

” Kedepan Brigade berharap agar para pendaki yang notabene adalah pencinta alam untuk lebih memperhatian kelestarian lingkungan salahsatunya dengan tidak meninggalkan sampah saat melakukan pendakian, karena jika itu terjadi kami akan memberikan sanksi tegas, dengan memasukkan kedaftar hitam dan denda,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Tehnis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah X Dempo, yang membidani terbentuknya Brigade, Hery Mulyono mendukung penuh kegiatan ini serta berharap kedepan aksi-aksi seperti ini akan dijadikan agenda tetap disamping melakukan pengawasan setiap waktu. Hal ini sangat penting demi terjaganya kelestarian alam dikawasan Gunung Dempo yang juga termasuk dalam kawasan Hutan Lindung Bukit Dingin seluas 2.280,36 hektar.

” KPH Wilayah X Dempo sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap akan menjadi agenda tetap agar kelestarian alam semakin terjaga, bila memungkinkan kita akan mengajukan anggaran untuk lebih memaksimalkan upaya pelestarian lingkungan utamanya diwilayah Gunung Dempo dan Kawasan Hutan Lindung Bukit Dingin ini,” tutur Hery Mulyono.(JF)