Salah Satu bentuk Kampanye Prokes Rekan Indonesia
Salah Satu bentuk Kampanye Prokes Rekan Indonesia

MEGAPOLITANPOS. COM. JAKARTA- Angka covid19 di DKI yang terus naik dan tak terkendali lebih disebabkan tidak adanya konsep yang tegas dan terukur dari pemerintah pusat agar bisa diterapkan oleh pemerintah daerah terutama pemerintah daerah yang masuk kategori tinggi penambahan angka covid19.

Beruntung DKI punya gubernur DKI dan Wakil Gubernur DKI yang sigap dalam menghadapi situasi sulit ditengah semakin naiknya angka covid19. Banyak upaya dan terobosan yang sudah dilakukan oleh pemprov DKI, mulai dari penambahan ruang isolasi, penambahan jumlah laboratorium, sampai pada penambahan ruang khusus seperti ICU.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Nasional Relawan Kesehatan Indonesia, Adjie Rimbawan dalam siaran persnya sore tadi (26/1) di Jakarta.

“Ditengah daerah lain pusing tujuh keliling untuk menambah ruang isolasi, pemprov DKI jauh sebelum angka covid19 naik tinggi sudah mengantisipasi dalam hal ini” ujar Adjie Rimbawan.

Masih menurut Adjie Rimbawan biasa akrab dipanggil Adjie, data Rekan Indonesia menyebutkan Pemprov DKI Jakarta akan menambah 1.941 tempat tidur isolasi. Dengan demikian, total tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 di Jakarta nantinya menjadi 9.996 tempat tidur. Dan penambahan kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU.

Hanya saja penambahan tersebut akan menjadi kendala jika daerah penyanggah seperti Depok, Bogor, Bekasi, dan Tangerang tidak melakukan penambahan ruang isolasi. Dimana pengguna fasilitas kesehatan untuk covid19 yang murni berdomisili di Jakarta adalah 70 persen, 30 persennya tersebar Bodetabek.

“Tentunya pemprov DKI tidak dapat melarang penggunaan dari luar Jakarta karena pelayanan kesehatan itu tidak boleh diskriminatif. Namun akan jadi kendala juga ketika warga DKI sulit mendapatkan ruang isolasi dan ICU untuk menyembuhkan dirinya dari Covid19” kata Adjie.

Masih menurut Adjie, sudah tepat Anies meminta pemerintah pusat untuk mengambil alih pengendalian covid19 di Bodetabek agar dapat selaras dengan kebijakan pengendalian covid19 di DKI. Setidaknya dapat memerintahkan pemeritah daerah sekitar DKI untuk juga melakukan terobosan dalam kebijakan penambahan ruang isolasi dan ICU di daerahnya masing-masing.

“Wewenang untuk memerintahkan pemerintah daerah itu adalah wewenang pusat” ujar Adjie

Belum lagi DKI, menurutnya memiliki 3 wilayah transit yaitu darat, laut dan udara sehingga sulit kalau hanya bersandar pada kebijakan DKI. Karena pelabuhan dan bandara itu syarat kepentingan nasional.

“Yang kalau tidak disinkronkan akan terus menambah angka positif covid19 di DKI kalau DKI angka covid 19nya makin tinggi maka imbasnya juga akan ke Bodetebek karena warga bodetabek banyak yang beraktifitas di DKI Jakarta.” pungkasnya.

Adjie bersama Rekan Indonesia akan terus mendukung upaya pemprov DKI Jakarta dalam melakukan pengendalian covid19 di DKI.

“Dukungan itu bukan hanya sebatas statemen tapi juga Rekan Indonesia sampai saat ini masih aktif berkampanye memutus mata rantai penularan dengan terus menganjurkan 3 M kepada warga, membagi masker gratis dan juga pemasangan spanduk waspada corona di 100 rumah anggota Rekan Indonesia di DKI” papar Adjie.