MEGAPOLITANPOS.COM, EMPAT LAWANG – Setelah Yogi Arianda alias Yogek (22) pelaku begal yang menewaskan Suprayuki (21) di Desa Muara Karang Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, Sabtu (26/12/20) menyerahkan diri di Mapolsek Pendopo. Kini giliran rekannya yakni Yogi Syaputra alias Yogi Meri (24) dilumpuhkan tim Reskrim Polsek Pendopo di Pasar Pino Kecamatan Manna Kabupaten Bengkulu Selatan, Kamis dini hari (31/12/20).

Demikian disampaikan Kapolsek Pendopo, AKP Herry Widodo, SH, di RSUD Besemah Kota Pagaralam, Kamis (31/12/20) saat melakukan tindakkan medis terhadap tersangka yang sempat melakukan perlawanan ketika dilakukan penangkapan, sehingga dilakukan tindakkan tegas dan terukur dengan menembak kaki Yogi Syaputra pelaku kasus 365 dan 338.

“Dengan tertangkapnya Yogi Syaputra yang terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas, maka semua pelaku begal yang menewaskan Suprayuki (21) pemuda karang taruna asal Desa Nanjungan (29/12) lalu sudah kita amankan, ” jelas Kapolsek Pendopo, AKP Herry Widodo, SH.

Ditambahkannya, dua pelaku begal yang menewaskan Suprayuki, pemuda karang taruna asal Desa Nanjungan Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang yang hendak pulang kerumah seusai dirinya mengantarkan hasil pengumpulan dana bagi korban kebakaran di Muara Pinang, salahseorang diantaranya, Yogi Arianda pada Senin (28/12) dengan diantar keluarganya sudah menyerahkan diri di mapolsek Pendopo yang diterima langsung oleh Kapolsek dan anggotanya, demi keamanan tersangka langsung dibawa ke mapolres Empat Lawang di Tebing Tinggi.

“Setelah sebelumnya Yogi alias Yogek telah menyerahkan diri dan kini rekannya Yogi sudah kita tangkap, namun demi keamanan kedua tersangka kita bawa ke mapolres Empat Lawang di Tebing Tinggi dan terhadap keduanya kita sangkakan melanggar pasal 365 dan 338 KUHP dengan ancaman penjara selama 15 tahun,” pungkasnya (JF)