Pelatihan dan Bantuan Sosial untuk usaha minuman berbasis kopi kekinian.

Jakarta ( MEGAPOLITANPOS.COM) : Direktorat Pemberdayaan Sosial Perorangan Keluarga dan Kelembagaan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) RI bekerja sama dengan komunitas pecinta kopi “Brew Brothers” menyelenggarakan “Pelatihan dan Bantuan Sosial untuk usaha minuman berbasis kopi kekinian.

Pelatihan yang diikuti sekitar 20 peserta dari kalangan insan media, pekerja seni, kaum difabelitas dan pelaku UMKM pemula akan berlangsung selama 2 hari, pelatihan ini diadakan di Kedai Kopi Sagaleh di Jl.Wijaya IX Jakarta Selatan.

“ Pelatihan ini bertujuan untuk membantu mereka yang terdampak pandemi dengan tiga kategori peserta, seperti korban PHK, mereka para pekerja yang ingin shifting prosesi karena belum bisa bekerja, seperti pekerja seni, dan banyak juga pelaku UKM dibidang usaha kopi yang ingin mengembangkan usahanya,” papar Pambudi Prasetyo, salah seorang founder Brew Brothers Coffee Community pada acara pembukaan pelatihan di Jakarta Senin(28/12/2020).

Pambudi menuturkan bahwa para peserta tidak sekadar diajarkan meracik kopi kekinian yang pas, para peserta pelatihan juga akan diberikan alat membuat kopi kekinian, “Bahkan dengan bahan bakunya juga seperti biji kopi yang sudah disangrai, gula aren hingga susu, lengkap dengan botolnya, kecuali merk ya, mereka harus punya merk sendiri, jadi setelah pulang dari pelatihan ini, mereka diharapkan bisa berjualan.” kata dia.

Dia berharap dari jumlah peserta dapat mencapai target menyeluruh, agar masing masing peserta dapat membuat kedai kopi.Selain membantu usaha kecil yang terdampak pendemi, bansos kali ini juga akan mencetak entrepreneur baru.

” Target kita 100 persen para peserta dapat menjadi entrepreneur di bidang kedai kopi, nanti akan ada monitoring evaluasi kerumah para peserta,” imbuhnya.

Menurutnya , saat ini kedai kopi atau coffee shops masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Bahkan kata Pambudi Brand brand besar kalah saing dengan kedai kopi biasa dimasa pandemi ini.

” Kalau kita amati, saat pandemi ini brand brand besar kalah saing dengan kedai kopi biasa yang tetap bertahan dan ramai pembeli meski dilakukan secara online.

Dikatakannya, saat ini Kemensos tidak hanya ingin sekedar memberi bansos sembako, akan tetapi dalam bentuk pelatihan sehingga para peserta dapat terus meningkatkan usahanya. ”  agar masyarakat yang terdampak Pandemi bisa kembali bangkit dan ekonomi Indonesia bisa kembali normal,” pungkas Pambudi.*(Achmad Sholeh).