LSM GP2B : Pengadaan Tenda Di Setiap Kecamatan Hanya Pemborosan Anggaran

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan pemuda Peduli Bangsa (LSM-GP2B) menyoroti pengadaan tenda di setiap Kecamatan Kota Tangerang, dituding hanya pemborosan anggaran. Minggu (27/12/2020).

LSM GP2B menilai adanya pemborosan anggaran dalam pengadaan anggaran tersebut. Apalagi jika ditotal anggaran dari semua kecamatan untuk pengadaan tenda tersebut cukup fantastis.

“Pada tahun anggaran 2020 setiap Kecamatan di Kota Tangerang merencanakan dan melaksanakan paket belanja modal pengadaan barang berupa tenda, jumlah pagu anggaran disetiap Kecamatan berpariatif tergantung jumlah kelurahannya,” ungkap Umar Atmaja saat dihubungin via telepon seluler.

Lanjutnya. Pengadaan tenda tersebut diketahui akan dibagikan untuk setiap kelurahan. Seperti Kecamatan Karawaci anggaran untuk belanja tenda Rp. 177.600.000, Kecamatan Batu Ceper Rp. 77.700.000, dan Kecamatan Pinang 122.100.000. Apabila ditotalkan pagu anggaran seluruhnya dari 13 Kecamatan tersebut bisa mencapai Rp 1,2 miliar, lanjutnya.

“Harusnya anggaran untuk belanja tenda digunakan untuk program lain yang bermanfaat untuk masyarakat langsung, sudah tau ini masa pandemi Covid 19, ko bisa-bisa dianggarkan untuk belanja tenda apakah memang tenda sangat dibutuhkan oleh setiap kelurahan, jika untuk kegiatan atau melaksanakan acara-acara kan di setiap kelurahan sudah ada ruang aula yang bisa dimanfaatkan,” imbuhnya

Jadi tidak bisa semena-mena dalam menggunakan angaran publik. Coba kita lihat keadaan kondisi saat ini yang dalam masa pandemi, banyak masyarakat yang hidup dalam kesulitan. Kalau anggaran tersebut digunakan untuk membantu masyarakat yang kesusahan itu akan jauh lebih bermanfaat, daripada untuk membeli tenda, mubajir. Ungkap Umar dengan nada kesal.

Umar, menyebut anggaran pengadaan tenda, diduga tindakan pemborosan yang dilakukan Kantor Kecamatan di seluruh Kota Tangerang. Ada pengadaan yang tak sesuai rencana, barang yang dibeli tidak terpakai bahkan diduga ada oknum yang melakukan monopoli serta mengarahkan agar pihak Kecamatan merencanakan dan melaksanakan pengadaan tenda, tegas Umar.

Menyoroti dugaan pemborosan anggaran pada pelaksanaan pengadaan tenda pada setiap kecamatan di Kota Tangerang tersebut, LSM GP2B akan melayangkan surat kepada pihak terkait atas dugaan adanya pemborosan anggaran yang mengarah pada unsur KKN.

“Kita akan segera melayangkan surat kepada pihak terkait, Inspektorat, Asisten Daerah dan BPK untuk dilakukan pemeriksaan atau audit pada pelaksanaan pengadaan tenda tersebut. Jika perlu kami akan membuat laporan pengaduan kepada pihak penegak hukum,” pungkasnya. (Amr)

COMMENTS

Leave a Comment