Tentukan Biaya Rapid Antigen Pemkot Blitar Koordinasi Dengan Semua Faskes Layanan Medis

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Ini dilakukan Dinas Kesehatan Kota Blitar
menuyusul adanya SE Walikota tentang memutus sebaran Covid 19 menyambut Natal Tahun Baru, pendatang masuk selama 3 hari harus rapid antigen, untuk itu Pemkot melalui Dinas terkair telah koordinasi, menyurati seluruh rumah sakit dan klinik yang ada, terkait biaya Rapid Test Antigen.(23/12/20)

Didik jumanto

Dengan kebijakan pengaturan perjalanan di Jawa dan Bali, selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2020 – 8 Januari 2021 yang wajib menunjukkan hasil Rapid Test Antigen.

Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Blitar, Didik Djumianto kepada para awak media mengatakan, terkait hal itu Dinkes juga menyampaikan Surat Edaran (SE) dari Kemenkes RI tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antigen-Swab.

“Kami kirimkan, ke sumua Faskes seperti rumah sakit, klinik dan laboratorium,”kata Didik.

Adapun SE Kemenkes No : HK.02.02/14611/2020 tertanggal 18 Desember 2020 tersebut disebutkan bahwa Rapid Test Antigen-Swab wajib bagi orang yang berencana melakukan perjalanan dalam negeri, yang dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan.

“Itu telah diatur tentang batas atas biaya, termasuk merk yang telah mendapat Nomor Ijin Edar Kemenkes ada 4 jenis seperti Abbott Panbio, SD Biosensor, GenBody dan Indec,” paparnya.Dan batasan tertinggi tarif Rapid Test Antigen-Swab Rp 250.000 di Jawa dan Rp 275.000 yang diluar pulau Jawa

” Batasan harga tersebut, tidak berlaku bagi Faskes layanan penerima bantuan hibah bantuan alat, reagen, APD dan BHP dari pemerintah.Tarif tersebut hanya berlaku bagi masyarakat yang melakukan Rapid Test Antigen-Swab atas permintaan sendiri, jadi seluruh RS, klinik dan laboratorium di Kota Blitar harus mematuhi batasan tertinggi ini,” terangnya

Selanjutnya Didik berharap kepada masyarakat memantau pengawasan dari penerapan batasan biaya Rapid Test Antigen-Swab di lapangan yang juga disebutkan dalam SE Kemenkes tersebut, Jika masyarakat dikenai biaya di luar ketentuan agar ke Dinkes kota Blitar “Karena berlakukan kententuan ini hanya selama Nataru, maka kami mengharapkan adanya peran aktif dari masyarakat yang melakukan Rapid Test Antigen-Swab ini,” tandasnya.

Sedangkan untuk bisa melakukan Rapid Test Antigen-Swab dimana saja, Didik mengaku bisa di semua RS baik swasta maupun negeri, klinik maupun laboratorium. “Yang sebelumnya melayani Rapid Antibodi, karena ini layanan bisnis bukan layanan sosial maka Dinkes atau Puskesmas tidak melayani,” tutupnya.(za)

Leave a Comment