Blitar Kota Zona Merah Ayo Tetap Waspada Prokes 3 M

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Sebaran Covid 19 semakin merajalela, ini sebagian dampak kelengahan dan abai masyarakat menerapkan protokol kesehatan 3 M, ( Menjaga Jarak, Memakai Masker dan Mencuci Tangan), bukti ketidak patuhan prokes, banyak OPD di wilayah Kota Blitar terpaksa harus WFH berapa OPD yang sebelumnya Work Form Home seperti yang terjadi lingkup Sekertariat Pemkab Blitar, dan sekarang ditemukan lagi di klaster perkantoran Pemkot Blitar.

Razia yustisi prokes

Kepala Kantor kantor BPKAD, kota blitar kepada media ini mengatakan, pihaknya dengan terpaksa karena ada stafnya yang positif Covid 19 menutup kantor selama 3 hari .

Lebih lanjut Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes menjelaskan, satu pegawainya yang terkonfirmasi positif ini awalnya diketahui dari hasil tracing kontak erat dengan pegawai Dispendukcapil yang diketahui lebih dulu terpapar Corona yang salah satunya adalah suaminya staf BPKAD.

“Setelah diketahui satu orang ASN positif Covid 19, maka pelayanan kantor kami tutup sejak Jumat (11/12) dan baru buka kembali Senin (14/12) pekan depan,” kata Widodo Sabtu (12/12/2020).

Widodo juga mengatakan lebih lanjut bila penutupan kantor BPKAD ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona makin meluas. Pihaknya juga telah melakukan upaya Penyemprotan dengan disinfektan lebih massif dan merata dilakukan, selain dengan upaya itu, beberapa staf lain yang kontak erat juga telah diambil tes swab secara bertahap dan menunggu hasilnya keluar.

“Sampai sekarang teman teman masih banyak yang hasil tes swabnya belum keluar, dan kami semua melakukan pekerjaan dirumah sampai hasilnya keluar,”imbuhnya

Sebelumnya, ada dua kantor OPD Pemkot Blitar juga ditutup yaitu kantor Dispora dan kantor Dispendukcapil, tetapi berapa jumlah ASN terpapar Covid 19, belum dideteksi secara pasti, sebab hasil tes swab banyak yang belum keluar.

Kota Blitar yang dua pekan terahir berada di zona Kuning sekarang kondisinya berubah dengan cepat menjadi zona merah.

Dengan kondisi seperti ini Pemkot Blitar sudah melakukan persiapkan gedung baru untuk isolasi bagi OTG di Puskesmas pembantu, karena gedung Poltekkes kapasitas 27 sudah terisi penuh.

Upaya lain untuk menekan laju penyebaran virus Corona di kota Blitar, satgas gabungan gencar lakukan operasi yustisi dengan menyasar ditempat umum yang sering dipakai cangkrukan, seperti kegiatan semalam (12/12/20)(za)

Leave a Comment