Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja bersama Pemilik Purana Design, Mbok Ndoro, Yats Colony dan Kaloka Pottery Nonita Respati (kanan) saat konferensi pers peluncuran program #TAYTB Women Warriors di Jakarta, Rabu (25/11/2020)

Jakarta(MEGAPOLITANPOS.COM) : Lebih dari 60 % pelaku UMKM usaha diindonesia didominasi oleh kaum perempuan. data dari Bank Indonesia menyebutkan bahwa lebih dari 60% dari total 57,83 juta UMKM Indonesia dijalankan oleh pengusaha perempuan.  Pemberdayaan pada pengusaha perempuan dapat memberikan kontribusi positif pada perekonomian Indonesia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 menyatakan UMKM menyumbang 60,34% dari total PDB nasional. Yang menarik Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan basis pengusaha perempuan terbesar di dunia.

UMKM yang dikelola perempuan memiliki kinerja keuangan yang lebih sustainable, seperti NPL yang lebih rendah dan disiplin keuangan yang lebih baik. Terkait hal itu Bank OCBC NISP melalui Program #TAYTB Women Warriors berkomitmen untuk memberdayakan kelompok pengusaha perempuan agar dapat terus mengembangkan usaha dan mengambil peran yang lebih besar untuk berkontribusi pada ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Melihat besarnya potensi kontribusi pengusaha perempuan pada perekonomian Indonesia, serta kesadaran kami akan tantangan yang mereka hadapi, Bank OCBC NISP berkomitmen untuk memberdayakan kelompok pengusaha perempuan agar dapat terus mengembangkan usaha dan mengambil peran yang lebih besar untuk berkontribusi pada ekonomi, sosial dan lingkungan. Dengan semangat Tidak Ada Yang Tidak Bisa, Bank OCBC NISP menginisiasi Program #TAYTB Women Warriors yang menghadirkan solusi menyeluruh, termasuk solusi manage, grow dan live,” ujar Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP pada konferensi pers  peluncuran program #TAYTB Women Warriors secara daring di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Melalui #TAYTB Women Warriors terang Parwati , Bank OCBC NISP menghadirkan solusi menyeluruh untuk mendukung perempuan Indonesia menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan maksimal, yakni:

  1. Manage: layanan perbankan yang memungkinkan pengusaha perempuan untuk mengatur keuangan baik pribadi dan bisnis dengan mudah, aman dan nyaman, kapan saja dan dimana saja antara lain dengan fitur:

a.Solusi digital melalui ONe Mobile untuk kebutuhan transaksi pribadi maupun Velocity untuk kebutuhan transaksi bisnis.

b.Kemudahan transaksi dengan satu solusi layanan dan satu pelaporan elektronik

c.Layanan Kartu Kredit, Debit Online

d.Laporan SPT

  1. Grow: solusi keuangan dan non keuangan (beyond banking) untuk mendukung bisnis yang memungkinkan pengusaha perempuan mengembangkan dana pribadi maupun bisnisnya antara lain:

a.Pendanaan mulai Rp500 Juta sampai dengan Rp15 Milliar, baik untuk pengusaha individu maupun nasabah badan usaha

b.Nasabah Individu juga dapat menikmati berbagai solusi keuangan dalam Nyala Bisnis, sementara untuk nasabah badan usaha dapat menikmati berbagai solusi dalam SME banking

c.Suku Bunga kredit dan berbagai kondisi menarik lainnya

d.Solusi non keuangan atau beyond banking (mulai dari e-commerce, layanan pajak, akuntansi, pembayaran online sampai pengelolaan akun social media) yang membantu menjalankan dan mengembangkan bisnis secara efektif

  1. Live: dukungan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dengan membangun komunitas usaha, penyediaan program edukasi sehingga mereka dapat menikmati hidup sekaligus memberi dampak bagi perekonomian Indonesia, antara lain:

a.Wtalks yakni online learning forum dalam bentuk seminar/webinar

b.Online sharing/ meet-up/ networking session

c.Manfaat produk keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha perempuan seperti pertanggungan asuransi

d.Reward yang seru dan banyak pilihan di Poinseru.com

Bank OCBC NISP sangat menyadari bahwa salah satu tantangan terbesar bagi pengusaha perempuan adalah terkait pengelolaan keuangan, kurangnya rasa percaya diri hingga keterbatasan pengetahuan untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Oleh karena itu, melalui program #TAYTB Women Warriors, Bank OCBC NISP menyediakan program khusus yang tidak hanya membantu pengusaha perempuan untuk mengelola & mengembangkan bisnisnya, melainkan juga memberi dukungan berupa kegiatan edukasi dan komunitas pengusaha perempuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Peluncuran program #TAYTB Women Warriors ini selaras dengan komitmen Bank OCBC NISP untuk menjalankan layanan perbankan yang bertanggung jawab (responsible banking). Dengan solusi yang lebih dari sekedar dukungan finansial (beyond banking), kami berharap program #TAYTB Women Warriors dapat menjawab tantangan yang dihadapi pengusaha perempuan dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan,” tutup Parwati.

Di acara yang sama Nonita Respati( Pemilik Purana Design, Mbok Ndoro, Yats Colony dan Kaloka Pottery) dalam kesempatan tersebut mengatakan,  para pelaku usaha perempuan untuk tidak focus pada produk yang sama. Menurutnya pelaku UMKM perempuan harus  bisa berinovasi pada produk yang lainnya, selain itu diperlukan support system atau partner  dan pelatihan dalam membuka bisnis dari offline ke online

“Seorang pengusaha tak hanya penting mengelola produknya saja tetapi juga memerlukan support system atau partner jika tak bisa melakukan sendiri dalam memanage keuangan dan operasional serta cara meningkatkan sales. Belum lagi di masa pandemi ini semuanya harus beralih secara online sehingga penting adanya pelatihan dalam membuka bisnis dari offline ke online,” Pungkas  Nonita.(r.achmadsholeh@yahoo.co.id)