Penerima bantuan

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – sebanyak 40 orang pembudidaya kolam lele (Kolega) terdampak pandemic covid 19 meneima bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Blitar, yang disalurkan melalui dana bansos Dinas Peternakan Perikanan Kelautan Kabupaten Blitar, seragkain acara sosialisasi Inovasi Kolam Lele Keluarga (Kolega) bertempat Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Selasa (17/11/2020).

Drh.Adi Andaka

Acara yang dibuka oleh Tuti Komariyati selaku Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemkab Blitar , Kepala Disnakan Kabupaten Blitar drh Adi Andaka, Pjs Ketua Penggerak  PKK Kabupaten Blitar Ny Wilis Budi Santosa, Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Heru Pranoto sebagai narasumber.

Aktifitas peternak lele ditengah pandemi

Tuti Komaryati dalam sambutanya saat itu mengatakan, pada gelaran kegiatan sosialisasi Inovasi Kolam Lele Keluarga ( Kolega ) pemerinah kabupaten Blitar berharap agar pelaku usaha peternakan budidaya ikan lele tidak mati suri dimasa pandemic,stimulant hibah ini diharapkan tetap bisa menggerakan perekomian kususnya perikanan.

“Saya sangat optimis bahwa dengan bansos dan motivasi ini mampu memberikan manfaat kepada keluarga-keluarga terdajmpak covid 19 di Kabupaten Blitar, karena selama pandemi ini mereka yang banyak tinggal di rumah dan kegiatan budidaya ikan juga mati suri. Dengan Kolega ini, kegiatan ekonomi akan tetap bisa bertahan dan berjalan,”harapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Perianan Kelautan kabupaten Blitar, secara terpisah kepada media ini megatakan,apa yang diharapkan dari kegiatan sosialisasi program Kolega ini tidak akan berhenti di tingkat sosialisasi. Setelah sosialisasi ini, Pemkab Blitar akan memantau seberapa jauh perkembangan program Inovasi Kolega diterapkan masyarakat di masig-masing tempat.

“Kegiatan ini penting,namun yang lebih penting adalah bagaimana respon masyarakat secara nyata dilapangan, setelah ada bantuan ini, saya minta agar para kolega menjalakanya dengan sebaik mungkin, dan bisa menjadi salah satu program percontohan bagi daerah lain,”kata Adi Andaka ( 22/11/20).

Kepala Disnakan Kabupaten Blitar lebih lanjut juga menyampaikan, melalui sosialisasi dan bantuan Inovasi Kolega merupakan program bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur untuk penanganan stunting di Kabupaten Blitar, adalah bukti kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat pelaku usaha yang terdampak covid 19, sehingga bagaimana diharapkan agar mereka tidak berhenti beusaha karena terkendala permodalanya.

“Ikan lele yang dibudidayakan melalui kolega ini diharapkan nanti bisa untuk konsumsi harian. Melalui program ini, warga difasilitasi mulai dari kolamnya, bibitnya, pakan, dan cara pembudidayaanya,” kata Adi.

Karena ini merupakan sebuah inovasi baru,maka pihaknya akan terus berupaya untuk memotivasi, memberikan supot agar program Kolega ini ke depan bisa berkelanjutan, warga yang menerapkan Inovasi Kolega diharapkan bisa mandiri beternak ikan lele sehingga selain memberikan manfaat ganda yaitu peningkatan gizi dan juga peningkatan perekonomian keluarga para pembudidaya peternakan darat di Kabupaten Blitar.

“Inilah inovasi ditengah pandemik, Kolega ini program baru. Dengan program ini, kami harapkan ke depan di Kabupaten Blitar tidak ada stunting lagi,” pungkas Adi Andaka.(Adv/Kmf/za)