Probiotik penagkaran udang vaname

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Inovasi Dinas peternakan Perikanan Kelautan Kabupaten Blitar, terakan tehonolgi tepat guna peningkatan sumber daya manusia ( SDM) kusus bagi para nelayan yang ada dipesisir pantai,nelayan dengan sumber penghasilan melaut tidak akan selalu mengandalkan dari satu sisi penghasilan saja manakala terjadi cuaca buruk, atau masa paceklik jeleknya hasil tangkapan,
Kepala dinas Peternakan Perikanan Kelautan Kabupaten Blitar,Drh.Adi Andaka kepada media ini megatakan, upaya mengatasi penurunan hasil tangkapan bagi nelayan pihaknya memberikan pelatihan terhadap sejumlah nelayan yang ada dengan memberikan Pelatihan budidaya udang vaname.

Udang Vaname yang menjanjikan pendapatan petani

“Ini upaya Dinas bagaimana dimasa sulit melalui budidaya udang vaname yang bisa dibuatkan kolam rumahan ini benar- benar bisa memberikan dampak positif penghasilan para nelayan,”kata Adi Andaka Jum’at ( 20/11/20).

Drh.Adi Andaka
Drh.Adi Andaka

Drh.Adi Andaka menjelaskan lebih lanjut, mengapa dipilih jenis udang vaname (Litopenaeus vannamei bahasa latin.Red ), karena jenis vaname adalah varietas unggul, selain itu juga yang paling banyak diminati oleh petambak. Varietas ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan varietas udang lainnya.

“ Inilah diantara keunggulan udang vaname seperti tingkat pertumbuhanya yang hanya 90 sampai 100 hari tidak mudah terserang hama penyakit,dan resiko kematian sangat minim sekali,”paparnya.

Masih menurut Adi Andaka peningkatan skala rumah tangga ini bisa dimanfaatkan ketika musim paceklik ,dengan model Pelatihan Budidaya Udang Vaname di Pantai Tambakrejo,  Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar yang dipandu petugas tehnis dari UPT Budidaya Air Laut Dinas Kelautan dan Prikanan Jatim Prigi Trenggalek bisa diterapkan di Blitar,
Program kegiatan yang dibiayai menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2020 sudah dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan bimbingan tehnis, bagaimana metode pembesar udang vaname muai dari penebaran,pemberian ransum hingga tehik pemasaranya.

“Kita laksanakan pelatihan teori budidaya udang vaname,para instruktur membimbing serta praktek bagaimana pembuatan probiotik dan treatmen air untuk media budidaya udang vaname,” ungkapnya.

Dengan kegiatan tersebut pihak Dinas Peternakan Perikanan Kelautan berharap, pelatihan tambahan kemampuan dan keterampilan kepada nelayan dan masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Blitar benar benar bermanfaat, dan berhasil dengan baik, untuk itu kami akan terus melakukan monitoring diapangan melalui petugas sampai dengan tahapan pelatihan tahap I,II dan nanti pada tahap yang ke III selalu terpantau.

“Pada pelatihan tahap yang ke III nanti selesai, kami akan melakukan monitoring dan evaluasi secara periodik. Monitoring ini untuk mengetahui perkembangan budidaya udang vaname oleh nelayan di Bitar Selatan,”Pungkas Adi Andaka.(Adv/kmf/za)