MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Miris seorang gadis (21) disetubuhi oleh tetangganya, dengan dalih bisa membaca garis tangan.

Kapolresta Tangerang Polda Banten Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi mengatakan Kamis (05/11/2020) modus pelaku J (54) yang juga tetangga korban, adalah berpura-pura bisa membaca garis tangan kepada korban.

“Pelaku J mengajak korban untuk mengikuti keinginannya, jika korban ingin enteng jodoh, pelaku mengajak korban untuk bersetubuh di kebun belakang rumah pelaku,” ujar Kapolres.

Dalam keterangan Pers di Mapolresta Tangerang, Kapolres menjelaskan ada 37 kasus kejahatan seksual di Polresta Tangerang Polda Banten, dengan 49 tersangka 5 orang masih dalam proses, 44 pelaku sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dan sudah ada yang vonis juga.

“Dalam 10 bulan terakhir sudah 37 kasus yang terjadi dengan rata rata dalam satu minggu terjadi 1 kasus kejahatan seksual,” ujarnya.

Kapolres berpesan agar para orangtua untuk berhati-hati mengawasi anak-anaknya, karena para pelaku kejahatan seksual adalah sebagian besar dari orang dekat atau dikenal oleh kita.

Para pelaku dijerat dengan pasal 81 tentang Perlindungan Anak dan pasal 289 KUHP. Dengan ancaman hukuman 5 tahun.Jhn