MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Edukasi atau pembelajaran kepada masyarakat tentang Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah, Bupati dan Wakil Bupati Blitar ditengah wabah covid 19 menjadi hal yang sangat penting, karena pesta demokrasi dituntut sukses penyelenggaraannya dan berkwalitas, satu sisi penanganan wabah ini bagaimana bisa ditekan penyebaranya agar tidak terjadi Kluster baru.

Kepala Bakesbangpol Dicky Cubandono

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar Drs. Dicky Cubandono kepada media ini menyampaikan, pemerintah sekarang dihadapkan pada persoalan yang sangat rumit, oleh karena itu, tugas menjalankan dua hal ini perlu kerja extra agar keduanya sama – sama sukses. Kamis, ( 29/10/20 ).

Baca Juga : Bakesbangpol Kabupaten Blitar Ikuti Sosialisasi Linmas Pilkada Dengan Bakorwil Malang

Sukses yang pertama adalah bila saat gelaran pesta demokrasi tidak terjadi kluster baru, dan yang ke dua sukses penyelenggaraan secara berkwalitas dalam menentukan tingkat kehadiran masyarakat,”ujar Dicky.

Dia yang pernah dua kali menjadi Camat ini menjabarkan, secara periodik penyelenggaraan Pilbub di Blitar, dari data yang ada Pilkada 2010 dan 2015 tingkat partisipasi pemilih masih dibawah 60 persen, padahal sebelum wabah virus corona melanda, saat ini merupakan PR yang menjadikan sebuah tantangan bagi penyelenggara Pemilu yakni KPU dan Bawaslu yang perlu didukung kerja keras birokrasi untuk sosialiasi.

Banner Baliho

“Guna mensukseskan hal tersebut, partisipasi OPD termasuk Bakesbangpol berupaya dengan pemasangan banner roll, spanduk, dan baliho yang berisikan himbauan prokes saat pilkada dengan taat 3M,” paparnya.

Untuk mensuksekan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun ini pihaknya bersama TNI- Polri terus melakukan sosialisasi memback up KPU, melakukan daring sampai ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kami berharap pilkada tanggal 9 Desember 2020 sukses, melahirkan kepala daerah yang berkwalitas, dan tingkat partisipasi masyarakat tetap tinggi,” pungkas Dicky.(Adv/Kmf/za)