Bupati Temanggung hadiri penutupan TMMD

MEGAPOLITANPOS.COM, Temanggung-Komandan Kodim 0706 Temanggung secara resmi menutup Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 tahun 2020 di Desa Jlegong Kecamatan Bejan, Rabu, (21/10). Hadir dalam acara tersebut Bupati Temanggung, Ketua DPRD Temanggung, Kapolres Temanggung, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Camat Bejen, Ketua Baznas, Direktur PT BPR BKK Temanggung, Jajaran Kodim 0706 Temanggung dan OPD Terkait, Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat Desa Jlegong.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq mengatakan masalah infrastruktur masih lumayan di Temanggung,terutama jalan penghubung antar desa yang belum memadai. "Makanya beberapa desa menginginkan dibangunkan oleh TNI melalui TMMD sehingga jalan penghubung jaraknya semakin pendek,” kata Bupati.

Baca Juga : Deklarasi Anti Unjuk Rasa Anarkis Berbagai Elemen Masyarakat di Temanggung

Saat ini desa-desa berlomba menjadi lokasi TMMD di Kabupaten Temanggung. Sebab, TMMD menjadi sebagai salah satu alternatif mendapatkan dana dan pembiayaan untuk pembangunan desa. Dikatakan terdapat berbagai sumber pembiayaan pembangunan desa seperti APBDes, bantuan keuangan APBD Kabupaten/Provinsi, aspirasi anggota dewan dan TMMD.

“Tetapi tidak semua dapat dibiayai dengan APBD karena ada keterbatasan sumber daya, sehingga perlu kajian dari Bappeda dalam penentuan lokasi TMMD,” kata dia.

Dandim 0706 Letkol Kurniawan Hartanto mengatakan TMMD digelar selama satu bulan September -Oktober dengan berhasil menyelesaikan betonisasi jalan sepanjang 1100 meter, senderan 107 meter dan penyelesaian rumah tidak layak huni (RTLH) satu unit.

“Kami ada kegiatan pendamping pembuatan rabat beton jalan sepanjang 135 meter dan program non fisik yang antara lain tentang pengetahuan covid-19, praktek senam serta pemberian beasiswa dan bantuan sembako,” kata dia.

Untuk program nonfisik, antara lain pengetahuan tentang COVID-19, pemberian dana pendidikan untuk siswa SD, SMP dan SMA, sosialisasi bela negara, sosialisasi dan pengelolaan sampah, layanan KB dan kesehatan, sosialisasi UU lalu lintas dan kenakalan remaja, dan sosialisasi penyalahgunaan dan bahaya narkotika.

Diharapkan hasil TMMD berdampak positif pada masyarakat berupa peningkatan kesejahteraan dan kerjasama yang erat dan berkelanjutan antara TNI dan rakyat. Dengan total anggaran dalam TMMD ini sebanyak Rp739 juta, yakni bersumber dari APBD Provinsi Jateng Rp239 juta dan APBD Kabupaten Temanggung Rp500 juta.(Hms20)