Kepedulian Pemkab Blitar Atasi Dampak Covid 19 Sebesar 173.954 Paket

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Inisiasi bantuan bagi warga terdampak covid 19 yang telah direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar angka 173.954 paket Bantuan Sosial Daerah, ini tercatat sejak bulan Agustus – Oktober 2020 untuk tiga tahapan pendistribusian ke 22 kecamatan 248 desa dan kelurahan.

PJs Bupati Blitar, Budi Santoso kepada para awak media menjelaskan,upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir jumlah warga terdampak akibat pandemi Covid-19, pemerintah dari pusat sampai daerah teasuk di Kabupaten Blitar.

“Jumlah dan jenis bantuan seperti BST, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan, Suplement BNPT, Bantuan Beras bagi KPM PKH, Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dan Bantuan Sosial Daerah,”paparnya.

Dari data laporan yang masuk sekarang Pemkab Blitar telah membagikan seperti Bansosda paket sambako dilakukan 3 tahap sejak Agustus – Oktober 2020, yang pertama ada 42.296 paket, kedua 62.622 paket, dan periode ketiga dibagikan 69.036 paket.

Budi berharap seluruh bansos tersebut, baik dari Pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi selama pandemi Covid-19.

“Bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi, bisa membantu meringankan beban keluarga, dan semoga wabah ini cepat selesai,” harapnya.

Sedang disisi lain untuk memulihkan dampak ekonomi dengan memanfaatkan UMKM di Kabupaten Blitar juga bisa membantu menggerakkan roda perekonomian daerah, dengan membeli produk lokal.

Budi menambahkan saat ini Pemkab Blitar sedang mendistribusikan Bantuan JPS dari Provinsi Jatim, untuk 22 kecamatan sebanyak 20.000 paket sembako berupa beras, telur, minyak goreng dan produk UMKM lokal senilai Rp 200.000 per paket.

“Ini merupakan penyaluran bantuan JPS tahap yang ketiga dari Pemprov Jatim, semoga tepat sasaran dan bermanfaat,” ungkap pria yang juga menjabat Kepala Sat Pol PP Pemprov Jatim ini.

“Memang kita sekarang hanya bisa bertahan untuk memulihkan kondisi peran pemerintah dan campur tangan pengusaha besar harus bersatu padu atasi problem ini,” pungkasnya (za)

COMMENTS

Leave a Comment