APD Batal Turun Jalan, Pemkab Blitar Janji Naikan Anggaran Dana Desa 12 %

APD Batal Turun Jalan, Pemkab Blitar Janji Naikan Anggaran Dana Desa 12 % .

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar akhirnya merespon tuntutan kenaikan Anggaran Dana Desa (ADD) yang diserukan oleh Asosiasi Pemerintah Desa (APD), tuntutan para Kepala Desa menemukan jalan keluar setelah dilakukan pembicaraan antara Pengurus APD dengan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso di gasebo Pendopo Ronggo Hadi Negoro pada Selasa siang (12/10/21) disaksikan sejumlah pejabat teras dan anggota Forkopimda.

Rahmat Santoso mengatakan, Kepala Desa adalah bagian dari sistim pemerintahan, apa yang menjadi keluh kesah APD masalah minimnya Anggaran Dana Desa perlu pemecahan dan mencarikan solusinya, namun demikian permintaan APD yang sebelumnya minta kenaikan 15 persen untuk ADD 2022 mendatang, Pemkab Blitar menjanjikan akan dinaikan 12 persen yang proses penetapanya akan dibahas dalam pembahasan di Paripurna.

“Saya baru ada acara kegiatan Rakernas Partai di Bali dan mengikuti acara PON di Papua, saya baru mengerti kalau akan demo besar besaran dari Kapolres pada saat saya menghadiri kegiatan TMMD, itu semua kan anak anak saya, jadi kami juga harus memikirkan hal itu,” kata Rahmat Santoso.

Selanjutnya masalah tuntutan kenaikan anggaran, Pemerintah Kabupaten Blitar bisa mengabulkan 12 persen, mengingat dari sisi lain ada yang minta kenaikan upah tenaga pendidikan K3, jadi kekuatan Anggaran juga harus dibagi bagi.” Semua akan kami fikirkan solusinya agar Kabupaten Blitar lebih kondusif,” jlentrehnya.

Sementara itu humas Asosiasi Pemerintah Desa (APD) Bagas Nanggolo Yudho Dili Prasetiyono ditemui para awak media mengatakan, Anggaran Dana Desa sementara ini total yang dikelola masing masing desa se Kabupaten Blitar sebesar 113 milyar dibagi untuk 220 Desa, istimasi per desa ADD diterima dikisaran angka 513 juta sekian, sehingga untuk menjalankan program di setiap desa Kepala Desa harus memutar otak.
“Alhamdulillah meskipun baru direalisasi 12 persen dan pencapaian realisasi kenaikan secara bertahap, namun harapan kami pada tahun anggaran 2024 Bupati bisa memenuhi tuntan APD kenaikan ADD 15 persen dari total DAU Kabupaten Blitar,”ungkapnya.

Ditanya wartawan tentang rencana APD aksi demo apakah masih dilanjutkan, secara lisan Tugas Nanggolo Yudho yang juga sebagai Kepala Desa Karangsono menyatakan akan membuat surat pemberitahuan pembatalan aksi kepada instansi terkait. ” Sebenarnya tuntutan ADD minta dinaikan itu bukan untuk Kades, melainkan untuk memaksimalkan kegiatan kelembagaan, juga insentip BPD,RT minta dinaikan honornya, bagaimana kami bisa melakukan itu semua, sementara dana untuk ngatur nggak ada, ini semua bukan untuk Kepala Desa,”pungkasnya.(za/mp).