Bersama Dosen, Mahasiswa STIH Gunung Jati Gelar Diskusi Tentang Hukum

Bersama Dosen, Mahasiswa STIH Gunung Jati Gelar Diskusi Tentang Hukum

MEGAPOLITANPOS.COM, TANGERANG — Setelah sekian lama melakukan kuliah secara virtual dimasa pandemi Covid 19, luar biasa akhirnya mahasiswa STIH Gunung Jati dapat berjumpa dengan para dosennya. Mahasiswa kompak menggelar diskusi tentang hukum dengan mengundang para dosen sebagai narasumber. Acara diskusi dikemas santai tapi serius di Lucia Cottage, tepatnya di jln. Raya Carita, Desa Sekarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang. Sabtu- Minggu (09-10 / 10 / 2021).

Dalam acara diskusi tentang hukum tersebut dihadiri oleh Ketua STIH Gunung Jati, Cibodas, Tangerang Kushartoyo Budi Santoso, SH.,MH. beserta para dosen dan staf STIH Gunung Jati.

Tujuan diadakannya diskusi tersebut setidaknya ada beberapa hal penting. Yang pertama adalah agar mahasiswa STIH Gunung Jati dapat menimba ilmu dari banyak narasumber. Sebab kualitas ilmu seseorang akan menentukan karir di masa depan.

Yang kedua dapat meningkatkan motivasi dan semangat mahasiswa STIH Gunung Jati untuk menjadi ahli hukum yang handal setelah lulus nanti. Dan dapat mengaplikasikan teori hukum yang didapatnya dari bangku kuliah. Karena sudah pasti di mayarakat dalam setiap negara mempunya permasalahan-permasalahan hukum.

Menurut Kushartoyo, temu bincang-bincang antara mahasiswa dan dosen ini sangat penting. Selain untuk temu kangen karena selama ini kuliah secara online, disini dosen berkesempatan secara langsung memberi arahan, bertukar pikiran dan berbagi pengalaman dalam perspektif hukum kepada mahasiswanya.

“Kita hadir disini untuk acara bincang-bincang tentang hukum antara mahasiswa dan dosen. Dalam acara ini kita akan memberi arahan kepada mahasiswa baik pada saat masih aktif kuliah maupun setelah lulus nanti,” Kata Kushartoyo.

Pernyataan senada juga disampaikan dosen STIH Gunung Jati, Dr. Tolha Toha SH., MH. menurutnya pertemuan silaturahmi antara dosen dan mahasiswa seperti ini bisa dijadikan embrio untuk kedepannya dalam hal hubungan bersinergi / kerjasama, mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan kampus.

“Dengan pertemuan seperti ini, terbuka kesempatan bagi dosen untuk memberikan masukan-masukan kepada mahasiswa. Terutama masukan tentang bagaimana nanti setelah mahasiswa lulus kuliah dari STIH Gunung Jati. Sebab bagaimanapun tetap harus bersinergi antara alumni mahasiswa dan kampus, tidak bisa lepas begitu saja” paparnya.

Tidak ketinggalan Wakil Ketua bidang keuangan yang juga dosen STIH Gunung Jati, Sayuti SH., MH. mengapresiasi atas inisiatif mahasiswa dari kelas reguler khusus ini, yang telah menyelenggarakan acara diskusi. Hal ini menjadi salah satu contoh yang dapat dibanggakan oleh kampus.

Dan menurutnya di kelas reguler khusus ini mahasiswa sangat aktif, sehingga suasana diskusi sangat hidup. Saat jam perkuiahan juga terjadi interaktif yang baik antara dosen dan mahasiswa. Selain itu, masih kata Sayuti, baru kali ini di kampus STIH Gunung Jati dalam satu angkatan mahasiswa sudah membentuk suatu Lembaga Bantuan Hukum.

“Acara bincang-bincang santai tapi serius yang diselenggarakan mahasiswa ini merupakan yang pertama kali selama saya bergabung di STIH Gunung Jati, dan semoga hal seperti ini bisa menjadi contoh bagi mahasiswa angkatan dibawahnya,” ungkap Sayuti.

Salah satu mahasiswa penggerak kegiatan ini, H. Erro Kusnandar mengatakan tujuan kegiatan ini sebagai upaya dari para mahasiswa dalam menyerap ilmu semaksimal mungkin dari para dosen. Mengingat selama musim pandemi Covid 19 ini perkuliahan dilaksanakan secara virtual. Hal ini tentunya kerap sekali menemui kendala jaringan internet yang kurang bagus, sehingga penyerapan ilmu yang disampaikan para dosen pun sering kali tidak maksimal dapat diterima oleh para mahasiswa hanya karena kendala jaringan internet.

“Melalui diskusi tentang hukum secara tatap muka seperti ini tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi dan sekaligus mahasiswa dapat berdiskusi tanya jawab langsung dengan para dosen mengenai hal-hal apa saja yang hendak kita tanyakan kepada dosen,” kata Erro.

Koordinator pelaksana kegiatan diskusi, Syahrul menyampaikan terima kasih kepada para dosen dan staf STIH Gunung Jati yang telah menyempatkan waktunya hadir dalam acara diskusi ini. Dia juga ucapkan terima kasih kepada teman-teman mahasiswa satu angkatan yang telah bersama-sama kompak sehingga acara ini berjalan dengan baik. Tentunya tetap harus mentaati protokol kesehatan sepanjang acara berlangsung.

“Harapan kami mudah-mudahan dengan acara seperti ini menghasilkan hal-hal yang positif, selain ilmu yang kita dapatkan juga menjalin ikatan silaturahmi dengan para dosen dari Kampus STIH Gunung Jati,” tutupnya. (Gus)