Wakil Walikota: Bulan Dana PMI mengunakan pendekatan Agama Sosial Dan Keamanan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2021 diluncurkan secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring) di Ruang Fatahillah, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (21/9/2021). Capaian target penggalangan meningkat lima ratus juta rupiah dari tahun sebelumnya yakni senilai Rp 3,5 miliar.

Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini mengatakan penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2021 melibatkan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD), kelurahan dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, sekolah, menejemen wisata dan rekreasi, pasar tradisional dan modern baik swalayan maupun mall, elemen sosial keagamaan hingga pemangku kepentingan lainnya (stakeholder).

Meningkat dari tahun sebelumnya, target capaian penggalangan Bulan Dana PMI tahun ini senilai Rp 3,5 miliar.

“Bulan Dana PMI Tahun 2021 di Jakarta Utara baru saja kami luncurkan. Mudah-mudahan penggalangan dana ini bisa mencapai target,” kata Juaini, saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Selasa (21/9/2021).

Guna mendorong target capaian tersebut, Juaini yang juga berperan sebagai Ketua Bulan Dana PMI Tahun 2021 Kota Administrasi Jakarta Utara menggaungkan pengumpulan dana ini dengan cara pendekatan sosial keamanaan.

Sebab menurutnya, dana yang terkumpul nanti kembali dimanfaatkan untuk beragam aksi kemanusiaan yang dipelopori PMI Kota Jakarta Utara.

“Penggalangan dana ini dari masyarakat untuk masyarakat. Untuk optimalisasi kami gaungkan penggalangan dana ini dengan cara pendekatan sosial keagamaan karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk masyarakat banyak,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris PMI Kota Jakarta Utara Endang K.S menerangkan penggalangan Bulan Dana PMI ini merupakan momentum keguyuban masyarakat berpartisipasi untuk sesama. Penggalangan dilakukan dengan cara konvensional seperti penyebaran kupon, amplop, kotak sumbangan, dan proposal keseluruh instansi baik pemerintah, swasta, stakeholder, hingga elemen masyarakat.

“Yang paling penting Bulan Dana PMI ini sebagai momentum keguyuban atau gotong royong masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Dana yang terkumpul kami gunakan kembali untuk kepentingan masyarakat seperti yang saat ini dalam penanggulangan pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) mulai dari penyemprotan cairan disinfektan dan operasional kegiatan vaksinasi,” tutupnya.