Minim Pengawasan, Pekerja Proyek Alun-alun Utara Abaikan K3 dan Prokes Covid-19

MEGAPOLITANPOS.COM, PAGARALAM – Minimnya pengawasan baik dari pengguna anggaran maupun pihak konsultan pengawas, Puluhan pekerja proyek Pembangunan dan rehab kawasan Alun-alun Merdeka Kota Pagar Alam bekerja tanpa mengindahkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Padahal para pekerja tersebut sudah didaftarkan sebagai peserta Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Astek).

Sugeng, perwakilan CV. Repins 98 sebagai pelaksana proyek bernilai kontrak hampir mencapai tiga setengah milyar rupiah tersebut mengatakan, bahwa untuk pengerjaan tahap awal ini memang pekerjanya belum menggunakan kelengkapan K3, namun kelengkapan tersebut sudah mereka miliki.

” Itukan baru pekerjaan awal pak, hanya pemasangan Scaffolding. Jadi mereka belum menggunakan pakaian K3, kita sudah punya semua kelengkapan kerja,” ujar Sugeng, saat dibincangi awak media dilokasi proyek pembangunan dan rehab kawasan Alun – alun Utara Kota Pagar Alam, Selasa (21/9/21).

Dari pantauan awak media, pekerjaan yang sudah memasuki tahapan pembongkaran dan pemasangan tersebut, selain tidak menggunakan kelengkapan pakaian K3 meskipun kegiatan mereka sangat berbahaya seperti helm, sepatu booth dan rompi. Para pekerja juga tidak mengindahkan kelengkapan Prokes Covid-19.

Menyikapi permasalah K3 tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Kepala Bidang Cipta Karya Indra, saat dihubungi melalui WhatsApp, akan memberikan surat teguran kepada pelaksana kegiatan agar lebih meningkatkan lagi fungsi pengawasan, khususnya untuk keselamatan pekerja dilapangan.

” Terimakasih atas koreksinya, nanti kita akan memberikan surat teguran kepada pelaksana agar lebih memperhatikan K3,” tulis Indra.

Seperti diketahui, Proyek Pembanguanan dan rehab Kawasan Alun-alun Utara direncabakan akan menelan dana APBD Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 3.469.347.000 atau kurang dari satu persen penawaran dari pagu anggaran Rp. 3.494.018.000.

Sudah sepantasnya, masyarakat ikut mengawasi dengan ketat dan ikut berhitung terhadap serapan dan penggunaan anggaran Pembangunan dan rehab Kawasan Alun-alun Utara Kota Pagar Alam. Sebagai salahsatu contoh, untuk pembuatan Base Camp masih menggunakan bahan bekas bongkaran bangunan lama. (JF)