Resmob Polda Metro Bongkar Sindikat Pemalsu STNK dan TNKB, 3 Tersangka Diamankan

Resmob Polda Metro Bongkar Sindikat Pemalsu STNK dan TNKB, 3 Tersangka Diamankan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Subdit Resmob Polda Metro Jaya membongkar sindikat penipuan dan pemalsuan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 3 tersangka dari pengungkapan sindikat tersebut.

“Tiga tersangka kita amankan, (inisial) TA, AK dan US,” terang Yusri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/09/2021).

Yusri menyebut, satu dari tiga tersangka merupakan oknum Pegawai Harian Lepas alias PHL di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di wilayah Jawa Barat.

“AK adalah pegawai harian lepas (PHL) di Samsat wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Lanjut Yusri mengungkapkan, peran tersangka AK yaitu membuat plat nomor palsu.

“AK yang mencetak TNKB atau plat. Karena dia bekerja sebagai PHL di Samsat Jawa Barat. Jadi dia tahu bagaimana mekanisme pembuatan TNKB,” ungkap Yusri.

Terbongkarnya sindikat ini, Yusri menerangkan, berawal dari laporan korban (pemesan) yang mengaku ditipu mencapai Rp 70 juta untuk pembuatan TNKB plat Polri.

“Uang itu untuk pembuatan STNK dan TNKB rahasia dari kepolisian. (Korban) juga dijanjikan untuk pembuatan STNK dan TNKB anggota DPR,” beber Yusri.

Ditambahkan Yusri, tersangka TA merupakan karyawan bengkel. Dalam aksinya, TA mengaku sebagai anggota kepolisian. Sedangkan peran US bertugas menghapus data resmi dari STNK motor hasil curian.

“Tersangka US yang membuat STNK palsu. (Data) STNK asli dihapus, disesuaikan nama dan identitas juga kendaraan sesuai permintaan orang yang membutuhkan,” cetus Yusri.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 372 KUHP, Pasal 378 KUHP, Pasal 263 KUHP dan 266 KUHP terkait tindak pidana pemalsuan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(Anton)