Bupati Sampaikan Nota Keuangan Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Blitar TA 2021 Saat Paripurna DPRD

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto memimpin Rapat Paripurna Dewan dengan mengangkat agenda tentang Penyampaian Penjelasan Bupati terhadap Nota Keuangan Ranperda Perubahan Anggaran dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, pada Kamis (02/09/21). Rapat Paripurna pagi itu Ketua didampingi oleh Wakil Ketua Mujib, SP.

Selain itu dari Eksekutif dihadiri Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah dan Wakil Bupati Rahmat Santoso, anggota serta semua anggota DPRD Kabupaten Blitar, sedangkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti secara virtual.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito mengatakan kegiatan tersebut merupakan R
rangkaian awal dari pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Blitar tahun anggaran 2021, sesuai Surat Bupati Blitar Nomor : 900/1766/409.204.2/2021 Tanggal 01 September 2021 Perihal Penyampaian Nota Keuangan Tahun Anggaran 2021, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Rancangan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.

“Rapat Paripurna siang ini, merupakan tindaklanjut surat dari Bupati Blitar, Perihal Penyampaian Rancangan Peraturan Bupati tentang penjabaran Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021.”kata Suwito.

Sementara itu Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dihadapan Legeslatif menyampaikan tentang perubahan APBD TA 2021 dilakukan penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah diantaranya Kebijakan Pemerintah Pusat, Kebijakan Pemerintah Provinsi, Penyesuaian Pendapatan Asli Daerah, SILPA, dan Penyeseuaian Program dan Kegiatan yang telah ditetapkan. Garis besar Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 terdapat tiga aspek, yaitu: Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan.

Selanjutnya tentang Pendapatan Daerah, Estimasi Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 2.315.976.311.105,01 atau naik 1,58 % dari APBD induk 2021 sebesar Rp. 2.280.045.141.454,00.

” Perubahan APBD tahun ini sudah sesaui dengan regulasi yang berlaku, Pendapatan Daerah pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar Rp. 2.315.976.311.105,01 atau naik 1,58 % dari APBD induk 2021.”kata Bupati.

Bupati Blitar juga mengatakan Perubahan APBD pada Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 diproyeksikan sebesar Rp. 2.463.996.769.632,94 atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 149.074.229.104,94 atau naik sebesar 6,44 %, jika dibandingkan dengan APBD induk 2021 sebesar Rp. 2.314.922.540.528,00. Terakhir, dari Pembiayaan, Pembiayaan merupakan semua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan atau pengeluaran yang akan diterima kembali baik di tahun anggaran yang bersangkutan maupun pada tahun anggaran berikutnya. Dalam perubahan ini terdapat penyesuaian anggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Anggaran Sebelumnya (SILPA) sesuai dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Adapun komposisi pembiayaan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebagai berikut : Penerimaan pembiayaan daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya dan Penerimaan Pinjaman Daerah menjadi sebesar Rp. 149.470.458.527,93 bertambah sebesar Rp. 113.143.059.453,93 atau naik sebesar 311,45%. dan terakhir dari Pengeluaran Pembiayaan Daerah Pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal kepada PT BPR Jatim dianggarkan sebesar Rp. 1.450.000.000,00 atau tetap sesuai dengan APBD induk 2021.

” Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 naik sebesar 6,44 %, pada Pembiayaan terdapat dua komposisi yaiut penerimaan pembiayaan daerah yang naik sebesar 311,45% dan pengeluaran pembiayaan tetap sesuai dengan APBD induk 2021.”jlentrehnya.

Sementara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blitar akan dilanjutkan pada Jumat (03/09/21) dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi, dan Rapat Paripurna akan dilaksanakan secara virtual. (za/mp)