Program Jaga Kiai dan Santri, Diajak Untuk Jaga Kesehatan Serta Bangkit dari Pandemi

MEGAPOLITANPOS.COM, Majalengka – Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Badan Amil Zakat Nasional Majalengka dengan programnya bertajuk “Realisasi Program Baznas Jaga Kiai dan Santri 2021” mengajak khususnya para ulama untuk bersama turut mengkampanyekan pola hidup dengan disiplin protokol kesehatan di lingkungannya.

Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam upaya bangkit dari pandemi covid-19 tidak terlepas peran serta ulama dengan menjaga jiwa dan raga agar tetap sehat.

“Fokus kita bangkit dari pandemi ini adalah bagaimana agar dapat menekan orang untuk melakukan pola hidup sehat, diantaranya sehat jiwa dan raga,” katanya saat menghadiri kegiatan di Pendopo Kantor Bupati Majalengka. Senin, (23/08/2021)

Masih kata Kapolres, kesehatan raga merupakan tugas dari tenaga kesehatan dan kedisiplinan diri. Sedangkan, kesehatan jiwa atau mental adalah peran ulama melalui pengajaran keagamaan dan pengamalan spiritual.

“Artinya, ulama melalui bimbingan keagamaan dapat menanamkan kesehatan mental (jiwa) bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut dia, masyarakat dengan jiwa yang sehat akan berbuah pemikiran yang positif kreatif dan inovatif. Sehingga, ada kesempatan untuk berkembang baik secara finansial dan emosional.

“Bangkit dari pandemi ini harus diawali dengan semangat positif yang tumbuh dari kesehatan jiwa,” imbuhnya.

Kapolres mengingatkan kepada para ulama untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan ketat dalam setiap aktivitas keagamaan, selain mencegah penularan COVID-19 hal tersebut juga dapat menjadi contoh baik yang diharapkan bisa diikuti oleh masyarakat.

“Ulama sebagai teladan di masyarakat, untuk itu saya berharap ulama dapat membantu mengkampayekan dan turut mensosialisasikan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tegasnya.

Kapolres juga berpesan kepada ulama untuk menjadikan Prokes sebagai budaya bukan hanya formalitas atau pelaksanaan aturan semata, namun harus menjadi kebiasaan mengubah prilaku dalam kehidupan sehari hari.

“Jangan karena terpaksa tapi harus menjadi budaya, sebagaimana disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk menjaga kebersihan,” tukasnya.

Hadir dalam acara tersebut yang secara ketat menerapkan protokol kesehatan, Bupati Majalengka, Kapolres Majalengka, Kajari, Kasdim, Ketua Baznas, Kadinkes, Ketua MUI, dan Para Ulama se Kabupaten Majalengka. ** (Git)