Masih Dimasa Pandemi Covid 19, DisbudPar Kota Tangerang, Lelang Tempat Mainan Anak

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang – Masih dimasa Pandemi Covid 19 dan lahan taman di tutup, seakan dipaksakan, dalam pelaksanaan lelang untuk permainan anak yang nantinya akan tersebar di beberapa lokasi taman di Kota Tangerang.

Berdasarkan Lelang atau tender yang tercantum dalam LPSE. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Budaya dan Pariwisata (Budpar) Kota Tangerang. Akan memasang mainan anak-anak di taman yang tersebar di Kota Tangerang, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 541.996.500 serta Nilai HPS sebesar Rp. 374.783.900.

Melihat lelang mainan anak tersebut, Ketua Poros Tangerang Solid (Portas), Hilman Santosa mengkritisi jika lelang atau tender Pemasangan mainan anak-anak di taman, untuk saat ini tidak dibutuhkan. lantaran saat ini ruang terbuka hijau (RTH) ataupun taman ditutup karena pandemi Covid-19 masih melanda Kota Tangerang (Zona Merah).

“Seharusnya Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang bisa melihat dengan jeli kondisi saat ini. Dan, tim perencanaannya pun harus matang dalam merencanakan sesuatu,” kata Hilman, Kamis (12/08/2021).

Hilman menambahkan, ditengah Pandemi Covid-19, Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang memiliki kegiatan-kegiatan yang kurang layak dengan anggaran yang cukup besar.

“Lihat saja anggaran pemasangan mainan anak yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Serta renovasi atau pemeliharaan gapura yang angkanya lebih dari Rp 1 miliar,” papar Hilman.

Hilman menambahkan, seharusnya kegiatan-kegiatan yang kurang penting tidak perlu dianggarkan. Dan, lebih baik Pemerintah Kota Tangerang fokus dalam penanganan wabah Covid-19 di Kota Tangerang.

Hilman juga menyayangkan atas pembelian perahu dan pembangunan dermaga yang berlokasi di depan Lapangan Ahmad Yani pada 2020 lalu. Sebab, untuk saat ini tidak ada manfaatnya bagi masyarakat.

“Perahu dan dermaga tidak berfungsi. Sama saja dengan menghambur-hamburkan uang untuk kegiatan yang tidak penting,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari pihak Dinas Budaya dan Pariwisata dan LPSE Kota Tangerang (Amr/Red/MP)